Breaking News

Galeri Foto Pascabanjir Karangreja, TNI Bangun Harapan dari Baja dan Baja Mental

PHOTO_RECON // KARANGREJA

Loreng, Baja di Langit Karangreja

PURBALINGGA, WartaIndonesiaNews.co.id Kalau alam lagi marah, manusia sering cuma bisa pasrah. Tapi di Karangreja, Purbalingga, ada pemandangan berbeda. Di tengah lumpur, kayu patah, dan sisa-sisa amukan banjir bandang, berdiri sosok-sosok berseragam loreng yang tidak cuma garang di latihan, tapi juga sigap saat rakyat butuh pegangan.

Pascabanjir bandang yang memutus akses di beberapa titik, Kodim 0702/Purbalingga di bawah jajaran Korem 071/Wijayakusuma langsung turun tangan. Bukan cuma bawa komando, tapi bawa solusi. Karena bagi TNI, membangun jembatan itu bukan cuma soal baja dan baut, tapi soal menyambung kembali denyut kehidupan warga.

Bailey dan Armco: Jembatan Harapan

Sebelumnya, dua unit Jembatan Bailey telah berdiri gagah di Kali Gesor dan Kali Sempalan. Sekarang, dua unit Jembatan Armco bantuan TNI AD sedang dalam proses pembangunan di Kali Baros dan Kaliurip. Titik-titik yang sebelumnya hanyut dibawa arus, kini pelan-pelan kembali tersambung.

Peninjauan Komandan

Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Lukman Hakim, M.Han., turun langsung meninjau progres pembangunan untuk memastikan standar kualitas dan keamanan bagi masyarakat.

“Meski Jembatan Bailey ini bersifat sementara, kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga dan merawatnya hingga jembatan permanen dibangun.”

Dampak Positif Bagi Warga

Mudri, warga Desa Serang, mengungkapkan bahwa saat jembatan hanyut, hasil panen sayur tak bisa diambil hingga membusuk. "Sekarang sudah bisa kembali normal. Terima kasih kepada TNI AD dan Kodim Purbalingga,” ujarnya.

Karena sejatinya, kekuatan terlihat jelas saat seragam loreng berdiri di atas jembatan yang menyatukan kembali kehidupan.

Sponsor

Sponsor

Type and hit Enter to search

Close