Breaking News

Sinergi Membangun Banjarnegara: Menakar Titik Temu Investasi dan Kesejahteraan Warga


BANJARNEGARA, wartaindonesianews.co.id-Ruang Pringgitan Rumah Dinas Bupati Banjarnegara menjadi saksi diskusi hangat pada Kamis (19/2/2026). Di tengah udara sejuk kota, Pemda Kabupaten Banjarnegara duduk bersama manajemen PT Superior Prima Sukses Tbk (Blesscon) untuk mencari solusi atas dinamika sosial yang muncul, termasuk somasi dari LSM Harimau.

Pertemuan ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan upaya Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, untuk memastikan bahwa setiap investasi yang masuk harus berjalan beriringan dengan kedamaian dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Mendengar Suara Warga: Dari Isu Lingkungan hingga CSR

Dalam diskusi tersebut, Bupati Amalia menyampaikan pesan yang tegas namun empatik. Beliau menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Banjarnegara selalu terbuka bagi investor demi kemajuan daerah. Namun, "nyawa" dari investasi adalah keharmonisan dengan warga sekitar.

Ada beberapa poin krusial yang digarisbawahi oleh Bupati:

Dampak Lingkungan: Merespons aduan warga Desa Danaraja mengenai kekeringan sumur, Bupati meminta perusahaan lebih peka terhadap perbedaan kondisi sumur warga sebelum dan sesudah adanya operasional industri.

Tanggung Jawab Sosial (CSR): Beliau mengharapkan Blesscon tidak hanya fokus pada satu titik, tetapi juga merangkul desa-desa tetangga yang turut terdampak operasional.

Komunikasi dengan Elemen Masyarakat: Terkait somasi LSM Harimau, Bupati menyarankan agar pihak Blesscon membuka ruang dialog untuk meredam potensi konflik dan menjaga kondusivitas wilayah.

Kepatuhan Regulasi: Selama proses kelengkapan perizinan di tingkat daerah sedang berjalan, perusahaan diminta untuk menghentikan aktivitas produksi sementara waktu demi ketaatan hukum.

"Saya bersedia bersinergi dengan pihak manapun. Namun, saya ingin semua berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banjarnegara," tegas dr. Amalia Desiana.
Komitmen Blesscon: Berbenah demi Harmonisasi

Merespons arahan tersebut, perwakilan PT Superior Prima Sukses Tbk, Roni Tricahyono, menunjukkan sikap kooperatif. Pihaknya mengakui adanya sumbatan komunikasi di level pimpinan dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan internal.

Blesscon juga menegaskan komitmennya terhadap hak-hak pekerja. Dalam rencana pemilihan perusahaan alih daya (outsourcing), pihak manajemen memastikan akan memilih mitra yang taat regulasi, terutama yang menjamin perlindungan hak pekerja seperti pesangon dan jaminan sosial.
Langkah Menuju Solusi

Pertemuan yang berlangsung selama hampir dua jam ini berakhir dengan harapan baru. Pemda memberikan tenggat waktu hingga Senin mendatang bagi Blesscon untuk menentukan skema OSS yang wajar dan tidak memberatkan, namun tetap sesuai dengan aturan daerah.

Langkah ini diambil bukan untuk menghambat investasi, melainkan untuk memastikan bahwa kehadiran Blesscon di Banjarnegara menjadi berkat bagi pertumbuhan ekonomi lokal tanpa meninggalkan luka sosial di tengah masyarakat.

TeamRED WINews

Sponsor

Sponsor

Type and hit Enter to search

Close