Breaking News

Audio Reader
Speed:

16 Tahun Mengabdi untuk Petani Nusawungu, Kepala BPP Aris Prastia Segera Purnatugas


CILACAP, WINews - Suasana penuh keakraban dan rasa kekeluargaan terasa saat sejumlah awak media berkunjung ke Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Senin (3/8/2026) sore.

Kedatangan empat perwakilan media, yakni Marjuki Wiyono dari WINews, Rifal dari Pena Tipikor Indonesia, serta Supriadi dan Yono dari Reskrim Liputan Cilacap, disambut hangat oleh Kepala Koordinator BPP Nusawungu, Aris Prastia, S.P.

Dengan senyum ramah, Aris menerima kunjungan tersebut di ruang kerja yang tampak sederhana namun bersih, rapi, dan tertata. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, membahas berbagai hal seputar pertanian, pelayanan penyuluhan, hingga perjalanan panjang pengabdian mendampingi para petani di wilayah Kecamatan Nusawungu.

Di balik keramahan sosok Aris Prastia, tersimpan kisah panjang pengabdian selama 16 tahun bersama masyarakat tani. Selama kurun waktu tersebut, ia menjadi bagian penting dalam mendukung petani menghadapi berbagai tantangan, mulai dari peningkatan produktivitas pertanian, pendampingan kelompok tani, hingga penyampaian berbagai program pemerintah di sektor pertanian.

Namun, perjalanan panjang itu tidak lama lagi akan memasuki babak baru. Dalam waktu sekitar lima bulan ke depan, Aris Prastia akan memasuki masa purnatugas atau pensiun.

“Pasti ada rasa sedih dan berat untuk meninggalkan dunia pertanian yang sudah menjadi bagian dari hidup saya. Para petani di sini bukan hanya sebagai mitra kerja, tetapi sudah seperti keluarga sendiri,” ungkap Aris dengan nada penuh haru.

Dedikasi yang Membekas di Hati Petani

Selama menjalankan tugasnya, Aris dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana, rendah hati, dan dekat dengan masyarakat. Baginya, menjadi penyuluh pertanian bukan hanya menjalankan pekerjaan, tetapi juga sebuah bentuk pengabdian untuk membantu kesejahteraan petani.

Pendekatan yang humanis membuat dirinya mudah diterima oleh para kelompok tani di Nusawungu. Ia selalu berupaya hadir memberikan pendampingan, mendengar keluhan petani, serta mencari solusi bersama dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.

Bagi masyarakat tani, keberadaan penyuluh pertanian memiliki peran strategis. Tidak hanya memberikan edukasi teknis, tetapi juga menjadi jembatan antara petani dengan berbagai program pembangunan pertanian.

Warisan Ilmu dan Semangat Pengabdian

Menjelang masa purnatugas, Aris berharap generasi penerus dapat terus melanjutkan perjuangan dalam membangun sektor pertanian. Ia berpesan agar pendampingan kepada petani tetap menjadi prioritas, karena pertanian merupakan salah satu sektor penting bagi kehidupan masyarakat.

“Harapan saya, petani tetap mendapatkan perhatian dan pendampingan yang baik. Karena kemajuan pertanian tidak bisa berjalan sendiri, harus ada kerja sama antara petani, penyuluh, dan pemerintah,” tuturnya.

Kunjungan awak media tersebut menjadi momen penuh makna sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi seorang aparatur pertanian yang telah mengabdikan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk masyarakat.

Jejak pengabdian Aris Prastia selama 16 tahun di BPP Nusawungu diharapkan menjadi inspirasi bagi para penerus untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi dunia pertanian.

Semoga menjelang masa purnatugas, Bapak Aris Prastia senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan. Ilmu, pengalaman, serta nilai pengabdian yang telah diberikan diharapkan terus menjadi manfaat bagi kemajuan pertanian Kecamatan Nusawungu.

Pewarta: Marjuki Wiyono

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close