LABUHANBATU, WINEWS TV - Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Labuhanbatu (ULB) menggelar bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta festival perlombaan di Lapangan Sepak Bola Dusun Pondok Ladang, Desa Afdeling 1, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Kegiatan yang berlangsung pada 12–13 September 2026 tersebut menjadi bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026. Selain menghadirkan hiburan dan perlombaan bagi masyarakat, kegiatan ini diarahkan untuk memperkenalkan potensi usaha warga sekaligus mendorong pengembangan ekonomi desa.
Kolaborasi Mahasiswa Lintas Fakultas
Sebanyak 25 mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari sejumlah fakultas di Universitas Labuhanbatu, yakni Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan, serta Fakultas Sains dan Teknologi.
Kolaborasi lintas bidang tersebut menjadi salah satu kekuatan program KKN karena mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan akademik, tetapi juga berupaya menghadirkan aktivitas yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui bazar UMKM, warga pelaku usaha memperoleh ruang untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan menjual produk mereka kepada masyarakat yang hadir. Sementara festival perlombaan menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga.

Dihadiri Wakil Bupati dan Sejumlah Pejabat
Pembukaan kegiatan dihadiri Wakil Bupati Labuhanbatu Juma Sari, Nimrot Siahaan, SH., MH., yang mewakili Ketua Yayasan Universitas Labuhanbatu Dr. Halomoan Nasution, SH., MH., Sekretaris Desa Afdeling 1 Akbar Nasution yang mewakili kepala desa, Camat Bilah Barat Asrul Alamsyah Pasaribu, ST., serta Askep PTPN IV Regional 1 Janji Rantauprapat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya dukungan terhadap kegiatan mahasiswa yang menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan pembangunan masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi lokal.
KKN Didorong Beri Dampak Nyata bagi UMKM Desa
Dalam sambutannya, Nimrot Siahaan menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN 2026 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Afdeling 1.
“KKN 2026 ini mengembangkan UMKM Desa Afdeling 1. Saya yakin KKN kali ini berdampak bagi masyarakat dengan adanya kegiatan nyata yang mengedepankan UMKM,” ujar Nimrot.
Menurutnya, bazar UMKM dan festival perlombaan dapat menjadi langkah awal untuk memajukan perekonomian desa. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kecil dan menengah untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka secara lebih luas.
Ia menilai, pengembangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan aktivitas jual beli, tetapi juga berpotensi membangun jaringan usaha, memperluas pasar, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Dengan mengadakan kegiatan bazar UMKM serta festival perlombaan ini sebagai langkah agar dapat memajukan ekonomi di desa, dengan memberikan tempat bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di Desa Afdeling 1 untuk mempromosikan dan menjual hasil produk mereka,” katanya.
Dorong Produk Unggulan Desa Mendapat Dukungan Pemerintah
Nimrot juga berharap kegiatan bazar dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan produk unggulan Desa Afdeling 1 kepada masyarakat yang lebih luas.
Menurutnya, promosi secara langsung melalui bazar dapat membantu pelaku UMKM membangun jaringan bisnis dan membuka peluang pengembangan usaha. Namun, keberlanjutan UMKM tetap membutuhkan dukungan, pendampingan, serta perhatian dari pemerintah.
Ia berharap produk-produk UMKM yang ada di desa dapat terus didukung dan dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sehingga mampu menjadi sumber penghasilan masyarakat sekaligus membuka peluang kerja bagi warga sekitar.
“Saya yakin diadakan bazar ini pasti bertujuan untuk memperkenalkan produk unggulan yang ada di sini kepada masyarakat luas sekaligus dapat membangun jaringan bisnis yang lebih luas bagi warga pelaku UMKM,” ungkapnya.
Usulan Beasiswa bagi Putra-Putri Daerah
Selain menyampaikan pentingnya pengembangan UMKM, Nimrot Siahaan juga meminta Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memberikan perhatian terhadap akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah yang kurang mampu.
Ia mengusulkan agar pemerintah dapat memberikan bantuan berupa beasiswa bagi anak-anak yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke universitas, tetapi terkendala biaya.
Menurutnya, dukungan pendidikan tersebut penting agar generasi muda dapat mengembangkan potensi diri, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan turut mendukung program Labuhanbatu Cerdas Bersinar.
“Saya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk lebih memberikan perhatian dengan memberikan bantuan berupa beasiswa bagi putra-putri daerah yang kurang mampu dan mempunyai keinginan untuk melanjutkan ke universitas, tetapi terkendala biaya,” ujarnya.
Panitia Berharap ULB Semakin Maju
Sementara itu, Ketua Panitia KKN, Dharma dari Fakultas Hukum Universitas Labuhanbatu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Nimrot Siahaan.
Ia menyebut Nimrot sebagai salah satu dosen favorit di Universitas Labuhanbatu. Dharma juga menyampaikan harapan agar Universitas Labuhanbatu semakin maju dan terus diminati generasi muda sebagai tempat menimba ilmu untuk membangun bangsa.
Kegiatan bazar UMKM dan festival perlombaan di Desa Afdeling 1 diharapkan tidak hanya menjadi agenda KKN selama dua hari, tetapi juga meninggalkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam memperkenalkan potensi usaha lokal, memperkuat hubungan sosial, dan mendorong semangat kewirausahaan di tingkat desa.
Pewarta: DR. Rangkuti

0 Komentar