lBLORA, WINews - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet pelajar Kabupaten Blora. Kali ini, kabar positif datang dari cabang olahraga menembak yang berada di bawah pembinaan Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kabupaten Blora.
Dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 di Semarang, para atlet menembak Blora berhasil membawa pulang lima medali, terdiri atas tiga medali emas dan dua medali perunggu.
Raihan tersebut menjadi kontribusi penting bagi kontingen Kabupaten Blora dalam persaingan perolehan medali POPDA 2026. Berdasarkan informasi yang disampaikan Perbakin Blora, capaian tersebut turut mendukung Blora hingga berada di peringkat kedua perolehan medali.
Empat Atlet Blora Tampil Kompetitif
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari penampilan sejumlah atlet muda Blora yang mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di arena pertandingan.
Salah satu prestasi emas dipersembahkan Hizkhia Camma Putra, atlet dari SMAN 1 Blora, yang berhasil menjadi juara pada nomor Air Pistol Men SMA.
Prestasi lainnya datang dari Mahendra Wisnu R.A.A.B dari MTs Nurul Huda Bogorejo. Ia sukses meraih medali emas pada nomor Air Rifle Men Individu SMP.
Mahendra juga kembali mempersembahkan medali emas melalui nomor Air Rifle Mixed Team SMP.
Sementara itu, Jihan Zahira dari SMPN 1 Blora turut mencatatkan prestasi. Ia ikut membawa pulang medali emas melalui nomor Air Rifle Mixed Team SMP, sekaligus meraih medali perunggu pada nomor Air Rifle Women Individu SMP.
Tambahan medali perunggu dipersembahkan Khaira Annasywa Tunggadewi A.B, atlet MTs Nurul Huda Bogorejo, melalui nomor Air Pistol Women Individu SMP.
Capaian tersebut memperlihatkan adanya potensi atlet pelajar Blora yang dapat dikembangkan melalui pembinaan olahraga secara konsisten dan berkelanjutan.
Cak Sin Apresiasi Perjuangan Atlet dan Pelatih
Ketua Umum Perbakin Kabupaten Blora, Muchamad Muchlisin, S.Sos., yang akrab disapa Cak Sin, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet dalam mengikuti POPDA 2026.
Menurutnya, raihan medali tersebut bukan hanya hasil dari pertandingan, tetapi merupakan buah dari proses latihan dan persiapan yang dilakukan sebelum kompetisi.
"Alhamdulillah dari cabang menembak, atlet dari Perbakin Blora dapat menyumbang 3 emas, 2 perunggu," ujar Cak Sin, Minggu (6/9/2026).
Ia memberikan penghargaan kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama Kabupaten Blora. Apresiasi juga disampaikan kepada para pelatih yang secara konsisten memberikan pendampingan selama proses persiapan hingga pertandingan.
Bagi Cak Sin, keberhasilan atlet di ajang POPDA juga tidak dapat dipisahkan dari dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga daerah.
"Tentu ini kerja keras dan partisipasi dari banyak pihak, atlet, pelatih, KONI, maupun Pemda yang telah support mulai dari persiapan hingga pelaksanaan POPDA," katanya.
Pembinaan Atlet Menjadi Kunci
Olahraga menembak membutuhkan konsentrasi tinggi, ketelitian, kedisiplinan, pengendalian diri, serta latihan teknik yang dilakukan secara terukur.
Karena itu, prestasi tiga emas dan dua perunggu yang diraih atlet Perbakin Blora menjadi catatan positif dalam perjalanan pembinaan atlet pelajar di daerah tersebut.
Capaian pada POPDA 2026 juga dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kualitas program pembinaan. Atlet yang telah berprestasi diharapkan tidak berhenti pada satu kompetisi, tetapi terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi kejuaraan berikutnya.
Cak Sin berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya di Kabupaten Blora.
"Saya apresiasi atas semua pihak tersebut, dan mudah-mudahan ke depan semakin bisa berprestasi dan mengangkat nama Blora," lanjutnya.
Target Lahirkan Lebih Banyak Atlet Berprestasi
Sebagai Ketua Umum Perbakin Blora, Cak Sin mengaku bangga dengan capaian para atlet dalam POPDA 2026.
"Selaku Ketua Perbakin Blora saya bangga dengan capaian ini," tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses panjang untuk membangun ekosistem olahraga menembak yang semakin baik di Kabupaten Blora.
Kolaborasi antara atlet, pelatih, organisasi olahraga, KONI, pemerintah daerah, sekolah, serta pihak pendukung lainnya menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan.
Dengan pembinaan yang terarah dan kesempatan bertanding yang cukup, potensi atlet pelajar Blora diharapkan terus berkembang. Prestasi di POPDA 2026 pun dapat menjadi pijakan awal untuk menghadirkan lebih banyak atlet menembak yang mampu bersaing di tingkat daerah maupun jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Bagi Kabupaten Blora, lima medali dari cabang olahraga menembak ini bukan sekadar angka dalam daftar perolehan medali. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet pelajar di daerah memiliki potensi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi prestasi olahraga daerah.
Pewarta: Nursoleh
0 Komentar