
Banjarnegara, WINews -- Suasana di Desa Tanjungtirta, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, memanas pada Senin (28/9/2026). Ratusan warga kembali menggelar aksi demonstrasi di kantor balai desa setempat untuk menyampaikan tuntutan terkait keberadaan Sekretaris Desa (Sekdes) Tanjungtirta.
Aksi tersebut merupakan demonstrasi jilid kedua yang dilakukan warga. Massa meminta Sekdes Tanjungtirta mengundurkan diri dari jabatannya menyusul dugaan adanya penyalahgunaan anggaran desa yang menjadi perhatian masyarakat.
Koordinator aksi, Alex, mengatakan tuntutan utama warga dalam demonstrasi kali ini adalah agar Sekdes Tanjungtirta mundur dari jabatannya.
"Kami datang untuk menyampaikan tuntutan masyarakat agar Sekdes Tanjungtirta mundur dari jabatannya. Kami juga mengingatkan seluruh peserta aksi agar tidak melakukan tindakan anarkis," ujar Alex di tengah aksi.

Menurutnya, warga menginginkan adanya tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan bersih. Ia berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat mendapatkan perhatian dan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang sesuai.
"Yang terpenting, apa yang menjadi keinginan masyarakat bisa disetujui dan ditindaklanjuti. Harapan kami Pemerintah Desa Tanjungtirta bersih dari korupsi," katanya.
Alex juga menyampaikan bahwa warga akan kembali melakukan aksi apabila tuntutan mereka tidak mendapatkan penyelesaian. Selain itu, masyarakat meminta persoalan yang dipermasalahkan dapat diproses melalui jalur hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran.
"Jika tuntutan ini tidak dikabulkan atau tidak disetujui, kami akan melakukan aksi lagi dengan jumlah massa yang lebih besar. Kami juga meminta persoalan ini tetap diproses secara hukum," tegasnya.

Polisi dan TNI Disiagakan
Untuk menjaga keamanan selama berlangsungnya aksi, sejumlah personel kepolisian dari Polsek Punggelan dan Polres Banjarnegara disiagakan di sekitar lokasi. Personel TNI juga turut diterjunkan untuk membantu menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Punggelan mengatakan pengerahan personel dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama demonstrasi berlangsung.
Hal senada disampaikan Danramil 11/Punggelan. Aparat mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan.

Camat Punggelan Minta Warga Menahan Diri
Camat Punggelan, Sapto Aji, S.H., M.Si. turut mengimbau masyarakat Desa Tanjungtirta agar tetap menahan diri selama menyampaikan aspirasi.
Ia meminta warga tidak melakukan tindakan anarkis dan menyerahkan penyelesaian persoalan kepada pihak yang memiliki kewenangan.
"Mari kita duduk bersama dan persoalan ini kita serahkan kepada pihak yang berhak menangani," ujarnya.
Pemerintah kecamatan berharap seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi dan menempuh mekanisme yang berlaku untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Sementara itu, terkait dugaan penyalahgunaan anggaran yang menjadi salah satu alasan warga melakukan aksi, diperlukan penanganan dan pembuktian melalui pemeriksaan oleh pihak yang berwenang. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari Sekdes Tanjungtirta mengenai tudingan yang disampaikan massa aksi.
WINews masih berupaya memperoleh keterangan dari Pemerintah Desa Tanjungtirta maupun pihak terkait lainnya untuk mendapatkan informasi yang berimbang mengenai persoalan tersebut.
Pewarta : Daryoko
0 Komentar