
TAKALAR, WINews - Komando Distrik Militer (Kodim) 1426/Takalar menginstruksikan jajaran personelnya untuk meningkatkan pengamanan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Takalar. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran pelayanan bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat.
Pengamanan dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026, oleh personel Kodim 1426/Takalar bersama kepolisian dan instansi terkait. Kehadiran petugas di lapangan diarahkan untuk membantu menciptakan situasi yang kondusif, terutama ketika aktivitas masyarakat di SPBU mengalami peningkatan.
Dandim Takalar Tekankan Pengamanan dan Pelayanan Humanis
Instruksi tersebut disampaikan oleh Dandim 1426/Takalar, Letkol Inf Anton Timotius Milala, S.E., M.I.P., sebagai bagian dari upaya jajaran TNI dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, personel Kodim bersinergi dengan pihak kepolisian serta instansi terkait untuk membantu mengatur antrean kendaraan, menjaga ketertiban, dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan di sekitar area SPBU.

Pengamanan ini tidak hanya berfokus pada pengaturan arus kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat mengakses pelayanan BBM dengan aman, tertib, dan nyaman.
“Saya instruksikan jajaran untuk membantu pengamanan di SPBU bersama instansi terkait. Pastikan antrean berjalan tertib, tidak terjadi keributan, dan masyarakat dapat memperoleh pelayanan BBM dengan aman dan nyaman,” tegas Dandim.
Sinergi TNI-Polri Dukung Kelancaran Distribusi dan Pelayanan BBM
SPBU merupakan salah satu fasilitas pelayanan publik yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kelancaran transportasi. Karena itu, situasi keamanan dan ketertiban di area pengisian BBM menjadi perhatian, khususnya ketika terjadi peningkatan antrean kendaraan.
Melalui pengamanan bersama, personel di lapangan membantu menjaga agar aktivitas pengisian BBM berlangsung sesuai ketentuan. Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi aturan yang berlaku, menjaga ketertiban, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu pengguna jalan maupun masyarakat lainnya.
Pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas tersebut. Dengan demikian, kehadiran aparat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membantu menyelesaikan potensi persoalan secara humanis.

Babinsa Diminta Hadir dan Memberikan Solusi
Dandim Takalar menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata. Personel diminta melaksanakan tugas secara profesional, mengedepankan komunikasi yang baik, serta membantu masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat harus memberikan solusi dan rasa aman. Laksanakan tugas dengan humanis, tetap mengedepankan komunikasi yang baik serta membantu masyarakat sesuai dengan ketentuan,” pungkasnya.
Dandim berharap sinergi antara TNI, Polri, pengelola SPBU, dan instansi terkait dapat terus ditingkatkan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Takalar, sekaligus mendukung pelayanan publik yang aman dan lancar.
Dengan pengamanan yang terkoordinasi, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas pengisian BBM secara tertib, sementara pengelola SPBU dapat memberikan pelayanan secara optimal dalam suasana yang kondusif.
Pewarta: Saifuddin Gassing
0 Komentar