Jalan Provinsi di Kelindang Atas Bengkulu Tengah Longsor, Warga Minta Segera Diperbaiki
BENGKULU TENGAH, WINews - Akses jalan provinsi Bengkulu yang berada di Desa Kelindang Atas, Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), mengalami longsor. Kondisi tersebut mengakibatkan sebagian badan jalan mengalami kerusakan dan berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan WINews, longsoran diperkirakan membentang sepanjang kurang lebih 30 meter. Hampir setengah badan jalan dilaporkan mengalami kerusakan parah, sehingga pengguna jalan perlu meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi lokasi tersebut.
Kerusakan akses jalan ini menjadi perhatian karena jalur tersebut digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas warga, layanan publik, serta kegiatan ekonomi.
Warga Khawatir Longsor Bertambah Parah
Kepala Desa Kelindang Atas, Mardiana, bersama Ketua BPD dan masyarakat setempat berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan terhadap ruas jalan provinsi yang mengalami longsor tersebut.
Warga mengkhawatirkan kerusakan akan semakin meluas apabila tidak segera diperbaiki, terlebih ketika intensitas hujan meningkat. Kondisi itu dinilai dapat memperbesar risiko longsor susulan hingga kemungkinan akses jalan terputus total.
“Kami berharap agar pihak pemerintah segera mengambil tindakan secepatnya untuk memperbaiki jalan provinsi yang longsor tersebut sebelum memakan korban dan putus total ketika datang musim hujan nantinya,” kata Mardiana bersama warga.
Kerusakan Jalan Berpotensi Menghambat Aktivitas Masyarakat
Jalan provinsi memiliki peran penting dalam menghubungkan wilayah dan mendukung pergerakan masyarakat maupun distribusi barang. Ketika sebagian badan jalan mengalami kerusakan, aktivitas warga dapat ikut terdampak, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut untuk bekerja, bersekolah, mengakses layanan kesehatan, dan menjalankan kegiatan ekonomi.
Karena itu, penanganan ruas jalan yang terdampak longsor tidak hanya berkaitan dengan perbaikan infrastruktur, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan pengguna jalan dan keberlanjutan akses transportasi masyarakat.
Mardiana menegaskan bahwa keselamatan warga dan kelancaran transportasi perlu menjadi perhatian utama pemerintah, khususnya ketika terjadi bencana yang mengganggu akses publik.
“Keselamatan masyarakat dan kelancaran akses transportasi seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah, terutama ketika terjadi bencana yang mengganggu aktivitas masyarakat,” lanjut Mardiana.
Pengendara Diimbau Meningkatkan Kewaspadaan
Sambil menunggu langkah penanganan dari pemerintah, Kepala Desa Kelindang Atas bersama masyarakat mengimbau pengguna kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, agar lebih berhati-hati saat melintasi lokasi longsor.
Pengendara diminta memperhatikan kondisi badan jalan, mengurangi kecepatan, serta mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, terutama saat hujan turun atau setelah hujan berlangsung cukup lama.
“Kami mengimbau bagi warga yang menggunakan kendaraan, baik motor maupun mobil, yang melintasi jalan longsor tersebut agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan, apalagi ketika musim penghujan nantinya,” tutup Mardiana bersama warga.
Menunggu Respons Pemerintah
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan mengenai jadwal penanganan atau perbaikan dari instansi pemerintah yang berwenang terhadap ruas jalan provinsi tersebut.
Masyarakat berharap laporan kerusakan segera ditindaklanjuti melalui pemeriksaan teknis dan langkah pengamanan yang diperlukan, sehingga risiko terhadap pengguna jalan dapat diminimalkan dan akses transportasi warga tetap terjaga.
Pewarta: Yusi Hasan

0 Komentar