Breaking News

Audio Reader
Speed:

Jalan Tani Menuju Pagangrang Terganggu Timbunan Sertu, Lurah Bulukunyi Janji Segera Turun Tangan




TAKALAR, WINews - Upaya memperbaiki akses jalan tani di wilayah Kelurahan Bulukunyi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, mendapat perhatian warga. Perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya para petani yang menggunakan jalur tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Namun, proses perbaikan jalan tani menuju Pagangrang, tepatnya di lingkungan Malammu 1, Kelurahan Bulukunyi, sempat menimbulkan keluhan dari sebagian pengguna jalan. Persoalan yang menjadi perhatian adalah penempatan material sertu yang disebut berada di bagian tengah badan jalan sehingga ruang bagi kendaraan untuk melintas menjadi terbatas.

Kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat aktivitas masyarakat, terutama petani yang membutuhkan akses jalan untuk menuju lahan pertanian maupun mengangkut hasil produksi.

Timbunan Material di Tengah Jalan

Berdasarkan penelusuran wartawan WINews TV pada Minggu (6/9/2026), terlihat adanya material sertu yang ditimbun di tengah jalur jalan tani menuju Pagangrang.

Penempatan material tersebut menjadi perhatian karena jalur itu merupakan salah satu akses yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas pertanian. Ketika badan jalan tertutup material tanpa ruang yang cukup untuk kendaraan, mobilitas warga dapat terganggu.

Warga pada dasarnya menyambut baik adanya perbaikan jalan. Namun, pelaksanaan pekerjaan di lapangan diharapkan tetap memperhatikan akses masyarakat agar kegiatan ekonomi dan aktivitas petani tidak terhenti selama proses pengerjaan berlangsung.

Kondisi ini juga menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya berkaitan dengan hasil akhir pekerjaan, tetapi juga bagaimana proses pengerjaannya tetap mempertimbangkan kebutuhan masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut.

Lurah Bulukunyi Minta Maaf dan Siap Cari Solusi

Menanggapi kondisi tersebut, Korwil Sulsel WINews TV mengonfirmasi Lurah Bulukunyi, Ahmad, SE.

Dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp, Ahmad menyampaikan permohonan maaf apabila proses pekerjaan jalan tani tersebut sempat mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat.

Ia menegaskan bahwa perbaikan dilakukan untuk kepentingan masyarakat dan pihaknya akan berupaya mencari solusi agar akses warga kembali dapat digunakan dengan baik.

“Ini demi kebaikan rakyat, dan insyaallah satu atau dua hari aktivitas bisa berjalan seperti semula,” ujar Ahmad.

Ia juga menyatakan akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi dan mencari langkah penyelesaian yang dapat mengakomodasi kepentingan warga, khususnya para petani yang menggunakan jalan tersebut.

Akses Petani Harus Tetap Menjadi Perhatian

Jalan tani memiliki peran penting bagi masyarakat pedesaan karena tidak hanya berfungsi sebagai akses transportasi, tetapi juga mendukung kegiatan ekonomi warga. Kelancaran akses dapat mempermudah petani menuju lahan, membawa sarana produksi, hingga mengangkut hasil pertanian.

Karena itu, proses pembangunan maupun pemeliharaan jalan tani idealnya dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan aksesibilitas masyarakat selama pekerjaan berlangsung.

Keluhan warga terkait timbunan sertu di jalan tersebut diharapkan dapat segera diselesaikan melalui komunikasi antara pihak kelurahan, pelaksana pekerjaan, dan masyarakat pengguna jalan.

Dengan adanya respons dari pemerintah kelurahan untuk turun langsung ke lapangan, warga berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan solusi sehingga pekerjaan perbaikan tetap berjalan tanpa mengorbankan aktivitas masyarakat.

WINews akan terus memantau perkembangan kondisi jalan tani menuju Pagangrang dan upaya penyelesaian yang dilakukan pihak terkait.

Pewarta: Saifuddin Gassing

Editor: WINews

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close