Palu, WINews – Persiapan pelaksanaan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah yang akan digelar di Kota Palu, Sulawesi Tengah, terus dimatangkan. Hingga saat ini, kesiapan lokasi utama kegiatan di kompleks Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu telah mencapai sekitar 98 persen.
Ketua Panitia Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah yang juga Rektor Unismuh Palu, Prof. Rajindra, mengatakan berbagai kebutuhan utama pelaksanaan kegiatan telah disiapkan, termasuk Gedung Banua Kaili yang akan menjadi pusat kegiatan Tanwir.
“Tempat ini saya memperkirakan sudah sekitar 98 persen siap ditempati, khususnya di kompleks Universitas Muhammadiyah Palu,” ujar Prof. Rajindra saat konferensi pers di Palu, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, selain gedung utama, sejumlah fasilitas pendukung di lingkungan kampus juga terus dibenahi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Gedung Banua Kaili sendiri memiliki kapasitas sekitar 1.000 orang.
Ia menjelaskan peserta inti Tanwir diperkirakan berjumlah 500 hingga 600 orang. Namun pada saat pembukaan, jumlah peserta dan tamu yang hadir diperkirakan mendekati kapasitas maksimal gedung.
“Kalau peserta inti memang sekitar 500 sampai 600 orang. Tetapi pada hari pembukaan bisa mendekati 1.000 orang. Sementara peserta penggembira akan berada di luar area utama,” katanya.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait kebutuhan akomodasi dan transportasi peserta. Koordinasi dilakukan dengan pihak hotel, penyedia transportasi darat, hingga dukungan layanan lainnya.
Panitia juga telah mengantisipasi berbagai potensi kendala teknis, termasuk transportasi udara dan laut. Sementara untuk kebutuhan listrik selama kegiatan berlangsung, panitia telah berkoordinasi dengan PLN agar pasokan tetap terjaga selama empat hari pelaksanaan.
“Kami sudah menyurat ke PLN untuk mempersiapkan kebutuhan listrik, termasuk tambahan daya yang diperlukan selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Amin Parakasi, mengatakan pelaksanaan Tanwir di Palu menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya Sulawesi Tengah dipercaya menjadi tuan rumah forum strategis Muhammadiyah tersebut.
Menurut Amin, Tanwir merupakan forum permusyawaratan tertinggi Muhammadiyah di bawah Muktamar. Dalam agenda tahun ini, Muhammadiyah akan membahas rancangan program organisasi untuk 25 tahun ke depan sekaligus berbagai persiapan menuju Muktamar mendatang.
“Tanwir kali ini akan menjadi saksi sejarah di Palu, karena forum ini akan merancang program Muhammadiyah untuk 25 tahun yang akan datang,” ujarnya.
Ia menambahkan, penetapan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah merupakan hasil proses panjang yang diawali pengajuan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah dengan dukungan berbagai amal usaha Muhammadiyah, termasuk Unismuh Palu.
Setelah melalui tahapan survei dan beberapa kali kunjungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Sulawesi Tengah akhirnya ditetapkan sebagai tuan rumah Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19–21 November 2026 di kompleks Universitas Muhammadiyah Palu.
Pewarta: Junaidi

0 Komentar