
SEMARANG, WINews - Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) akan menggelar Sultan Agung Fun Run 2026 pada Minggu, 27 September 2026. Kegiatan olahraga dan kebersamaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan tiga momentum penting, yakni HUT YBWSA dan Dikdasmen ke-76, HUT Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) ke-64, serta HUT RSI Sultan Agung ke-56.
Kegiatan ini diarahkan bukan sekadar sebagai perayaan ulang tahun lembaga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat hubungan antara institusi pendidikan, layanan kesehatan, dunia usaha, sivitas akademika, karyawan, siswa, mahasiswa, dan masyarakat.
Ketua Umum YBWSA, Prof. Dr. H. Bambang Tri Bawono, S.H., M.H., memberikan arahan agar momentum tersebut menjadi ruang untuk bersyukur sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
Olahraga, Silaturahmi, dan Semangat Berbagi
Sultan Agung Fun Run 2026 menggabungkan aktivitas olahraga dengan suasana rekreatif. Konsep tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat, sekaligus membangun interaksi sosial yang lebih luas.
Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, penyelenggara juga menyiapkan berbagai hadiah dan doorprize bagi peserta. Kehadiran hadiah tersebut diharapkan dapat menambah semarak kegiatan tanpa menghilangkan substansi utama acara, yakni kebersamaan, kesehatan, rasa syukur, dan kepedulian sosial.
Dengan konsep tersebut, kegiatan tidak hanya menyasar kalangan internal YBWSA, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat yang ingin menikmati kegiatan olahraga bersama dalam suasana yang positif.
76 Tahun Dikdasmen YBWSA: Menyiapkan Generasi Masa Depan
Peringatan 76 tahun menjadi momentum bagi bidang pendidikan dasar dan menengah di lingkungan Badan Wakaf Sultan Agung untuk melihat kembali perjalanan panjangnya dalam mencetak generasi penerus.
Unit Dikdasmen yang menaungi jenjang SD, SMP, dan SMA Badan Wakaf Sultan Agung terus diarahkan untuk membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
Nilai Birrul Walidain dan Khaira Ummah menjadi bagian dari semangat pendidikan yang dikembangkan, sehingga peserta didik diharapkan memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Unissula Memasuki Usia 64 Tahun
Sementara itu, Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) memasuki usia ke-64. Perjalanan tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Pertumbuhan Unissula tidak hanya dilihat dari jumlah fakultas maupun program pendidikan, tetapi juga dari upaya memperkuat kualitas akademik, sumber daya manusia, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kehadiran mahasiswa baru dalam Sultan Agung Fun Run 2026 juga menjadi bagian dari upaya membangun suasana kebersamaan sejak awal mereka memasuki lingkungan perguruan tinggi.
RSI Sultan Agung 56 Tahun Melayani Masyarakat
Momentum berikutnya adalah 56 tahun RSI Sultan Agung Semarang. Selama perjalanan tersebut, rumah sakit ini terus mengembangkan layanan kesehatan dan fasilitas medis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
RSI Sultan Agung mengembangkan berbagai layanan dan pusat unggulan, termasuk layanan jantung, bedah jantung, Eye Center, Oncology Center, Pain Center, dan Skin Center.
Selain layanan berbasis rumah sakit, perkembangan teknologi kesehatan juga mendorong pemanfaatan telemedicine, home care, serta pengembangan ekosistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi.
Pengembangan tersebut menjadi bagian dari visi RSI Sultan Agung menuju Global Islamic Teaching Hospital, dengan perpaduan antara pelayanan kesehatan, pendidikan kedokteran, penelitian, dan nilai-nilai keislaman.
YBWSA Perluas Kolaborasi dan Ekosistem Layanan
Di bawah kepemimpinan YBWSA saat ini, pengembangan yayasan diarahkan pada penguatan kolaborasi serta perluasan manfaat bagi masyarakat.
Ekosistem tersebut tidak hanya mencakup bidang pendidikan dan kesehatan, tetapi juga sejumlah unit usaha pendukung, antara lain Unissula, RSI Sultan Agung, RSI Gigi dan Mulut, jaringan klinik kesehatan, serta unit usaha di bidang perjalanan haji dan umrah, kuliner, percetakan, outsourcing, alat kesehatan, dan farmasi.
Keterhubungan berbagai unit tersebut menciptakan ekosistem kelembagaan yang lebih luas. Tantangannya adalah bagaimana seluruh unit dapat terus meningkatkan profesionalisme, kualitas layanan, tata kelola, serta memberikan manfaat yang semakin besar kepada masyarakat.
Target Lebih dari 5.000 Peserta
Sultan Agung Fun Run 2026 ditargetkan diikuti lebih dari 5.000 peserta. Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari mahasiswa baru Unissula, siswa baru Dikdasmen, sivitas akademika, karyawan, hingga masyarakat umum.
Kegiatan tersebut juga direncanakan dihadiri jajaran Forkopimda Jawa Tengah, pimpinan instansi pemerintah di tingkat provinsi dan Kota Semarang, pimpinan Unissula, para dekan fakultas, tenaga pendidik, serta keluarga besar unit usaha YBWSA.
Penyelenggara juga merencanakan kehadiran Gubernur Jawa Tengah untuk membuka kegiatan secara resmi. Kehadiran pejabat dan berbagai unsur masyarakat diharapkan semakin memperkuat pesan bahwa olahraga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan lintas kelompok.
Lebih dari Sekadar Fun Run
Sultan Agung Fun Run 2026 pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai aktivitas berlari. Di balik kegiatan tersebut terdapat tiga pesan utama: kesehatan, kebersamaan, dan rasa syukur.
Perjalanan 76 tahun YBWSA dan Dikdasmen, 64 tahun Unissula, serta 56 tahun RSI Sultan Agung menjadi refleksi bahwa keberlanjutan sebuah institusi membutuhkan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.
Di tengah tantangan ekonomi, perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan pendidikan, dan meningkatnya tuntutan terhadap kualitas pelayanan kesehatan, lembaga pendidikan dan kesehatan dituntut terus berinovasi sekaligus mempertahankan nilai pengabdian kepada masyarakat.
Melalui Sultan Agung Fun Run 2026, YBWSA ingin menjadikan momentum hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat bergerak bersama.
Dengan target ribuan peserta, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu agenda kebersamaan masyarakat Semarang sekaligus menegaskan pentingnya gaya hidup sehat, kolaborasi sosial, dan pengabdian berkelanjutan.
Pewarta: Nursoleh
0 Komentar