Breaking News

Audio Reader
Speed:

Tewas Tertimpa Tong Pengolahan Emas di Madina, Polisi Diminta Dalami Keselamatan Kerja dan Perizinan



PANYABUNGAN, WINews - Kecelakaan kerja terjadi di lokasi pembangunan fasilitas pengolahan lumpur batuan yang mengandung emas atau yang dikenal sebagai tong pengolahan emas, di Desa Simalagi, Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga setempat berinisial OL (34) meninggal dunia setelah dilaporkan mengalami luka serius akibat tertimpa bagian dari konstruksi tong pengolahan pada Selasa (22/9/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun WINews, korban sempat mendapat pertolongan dan dilarikan ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Panyabungan. Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Polisi Diminta Dalami Kronologi dan Standar Keselamatan

Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian masyarakat. Warga meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap lokasi kejadian untuk memastikan penyebab kecelakaan serta mengetahui pihak yang bertanggung jawab terhadap aktivitas pembangunan fasilitas tersebut.

Selain kronologi kecelakaan, masyarakat juga meminta aspek keselamatan kerja, kelayakan konstruksi, status perizinan, serta prosedur pembangunan dan pengoperasian fasilitas turut diperiksa apabila relevan dengan hasil penyelidikan.

Sejumlah pihak yang disebut berkaitan dengan pengelolaan lokasi berinisial RT dan NH. Namun, sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang menyatakan keterlibatan maupun tanggung jawab kedua orang tersebut dalam peristiwa kecelakaan.

Karena itu, informasi mengenai pihak pengelola masih perlu diverifikasi melalui pemeriksaan aparat dan keterangan resmi dari pihak-pihak terkait.


“Polres Madina harus memanggil dan meminta keterangan pihak yang mengelola atau bertanggung jawab atas lokasi tong tersebut untuk mengetahui bagaimana standar keselamatan dan prosedur pembangunan di lokasi,” demikian aspirasi warga yang meminta status kegiatan serta pihak yang bertanggung jawab diperjelas.
Camat Huta Bargot Benarkan Ada Warga Meninggal

Camat Huta Bargot, Irwansyah, S.Pi, ketika dikonfirmasi WINews membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai adanya warga yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

“Memang tadi ada informasi yang meninggal dunia di Desa Simalagi. Informasi awal luka-luka sempat dilarikan ke rumah sakit, namun untuk penyebab kematiannya belum diketahui pasti,” ujar Irwansyah melalui sambungan WhatsApp.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa penyebab pasti kematian dan rangkaian kejadian masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Pemerintah Desa Konfirmasi Identitas Korban

WINews juga menghubungi pihak Pemerintah Desa Simalagi untuk memperoleh informasi mengenai korban.

Pihak desa membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut.

“Iya, benar. Korban bernama OL, 34 tahun,” kata pihak desa secara singkat.

Hingga tahap ini, informasi mengenai kronologi teknis kecelakaan, posisi korban saat kejadian, kondisi konstruksi tong, serta aktivitas yang sedang berlangsung ketika insiden terjadi masih menunggu hasil pemeriksaan di lapangan.
Polisi Akan Dalami Peristiwa

Terpisah, terkait kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy, SIK., M.Si. dikonfirmasi melalui Kapolsek Panyabungan AKP D. Sinulingga dan Kanit Reskrim Polsek Panyabungan Ipda Heru Setiawan.

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa informasi dari lapangan belum diterima secara lengkap dan menyatakan akan segera melakukan penyelidikan.

Penyelidikan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai kejadian, mulai dari kronologi kecelakaan, kondisi lokasi, standar keamanan yang diterapkan, hingga status dan pihak yang bertanggung jawab terhadap aktivitas pembangunan fasilitas pengolahan tersebut.

Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya dugaan pelanggaran hukum atau kelalaian, penanganannya tentu akan bergantung pada hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh aparat penegak hukum.
Penyebab Kecelakaan Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya OL, kondisi konstruksi tong saat kejadian, maupun hasil pemeriksaan kepolisian terhadap lokasi.

WINews tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak pengelola lokasi, pemilik kegiatan, pemerintah setempat, maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini.

Informasi mengenai dugaan kelalaian, status perizinan, maupun pihak yang bertanggung jawab tidak dapat disimpulkan sebelum terdapat hasil pemeriksaan resmi dari instansi berwenang.

Pewarta: Rangkuti

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close