Wartaindonesianews.co.id. Klaten, 02 Februari 2026. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 29 Universitas Diponegoro (Undip) tahun 2026 melaksanakan Program Bimbingan Belajar (Bimbel) untuk anak-anak di RW 02 Desa Sawit, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter anak sejak dini. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap Senin dan Selasa sore, pukul 15.30-17.00 WIB, bertempat di Joglo Tanggul Desa Sawit.
Program bimbel ini diikuti oleh anak-anak dengan rentang usia mayoritas Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Selain membantu anak-anak dalam belajar, mahasiswa KKNT juga menyisipkan kegiatan edukatif yang dirancang secara interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan usia peserta agar materi mudah dipahami.
Menurut keterangan Shabrina Syarafina Mazaya, salah satu mahasiswi anggota KKNT, dalam pelaksanaannya, terdapat dua program edukasi utama yang disampaikan oleh mahasiswa KKNT Tim 29 Undip. Program pertama adalah “Edukasi Anti Kekerasan dan Perundungan Anak” yang dibawakan oleh Nur Aisyah Oktavia Ayu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai berbagai bentuk kekerasan dan perundungan (bullying) yang kerap terjadi dalam kehidupan sosial sehari-hari. Edukasi diawali dengan pengenalan mengenai apa itu perundungan (bullying) melalui contoh-contoh sederhana yang sering mereka temui dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun saat bermain bersama teman sebaya.
Selanjutnya, anak-anak diperkenalkan pada berbagai jenis perundungan, seperti perundungan fisik, verbal, sosial, dan cyber, beserta dampak negatif yang dapat ditimbulkan bagi korban. Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai cara menyikapi perundungan, baik ketika anak mengalami perundungan secara langsung maupun saat melihat temannya dirundung. Anak-anak diajak untuk berani berkata tidak, melapor kepada orang dewasa yang dipercaya, serta memberikan dukungan kepada teman yang menjadi korban.
Di akhir sesi, edukasi difokuskan pada pembentukan sikap positif dengan mengajak anak-anak memahami bagaimana menjadi teman yang baik, saling menghargai perbedaan, dan tidak menyakiti satu sama lain. Anak-anak juga diajak untuk bersama-sama menghentikan segala bentuk kekerasan dan perundungan, sehingga tercipta lingkungan bermain dan belajar yang aman dan nyaman bagi semua.
Program kedua yaitu “Edukasi Gerakan Menabung Sejak Dini” yang disampaikan oleh Shabrina Syarafina Mazaya. Edukasi ini dirancang untuk memperkenalkan konsep dasar pengelolaan keuangan secara sederhana kepada anak-anak. Materi dimulai dengan penjelasan mengenai apa itu menabung dan manfaat menabung, seperti untuk membeli barang yang dibutuhkan di masa depan serta melatih kebiasaan hidup hemat.
Di sela-sela penyampaian materi, anak-anak turut diedukasi untuk mengenali nilai uang serta berlatih menghitung uang, termasuk simulasi menerima dan menghitung kembalian, agar mereka semakin terbiasa menggunakan uang secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Program Bimbel dan rangkaian edukasi ini, mahasiswa KKNT Tim 29 Undip berharap dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak RW 02 Desa Sawit, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, sikap sosial, dan kebiasaan hidup yang baik sejak usia dini.
Pewarta: Nur S


0 Komentar