Palu, WINews - Universitas Tadulako (Untad) menggelar Konferensi Pers terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (MABA) Jalur Mandiri Tahun 2026 di Ruangan Rektor Untad, Rabu siang (20/5/2026). Dalam konferensi pers tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc., menyampaikan sejumlah informasi terkait pelaksanaan Seleksi Mandiri sekaligus menegaskan tidak adanya kerja sama dengan pihak manapun terkait jasa pendaftaran maupun jasa kelulusan mahasiswa baru.
Prof Andi Rusdin menjelaskan, pendaftaran Seleksi Mandiri Untad resmi dibuka mulai 19 Mei hingga 8 Juni 2026. Jalur ini menjadi tahapan akhir dalam proses penerimaan mahasiswa baru Universitas Tadulako Tahun 2026.
“Jadi pendaftarannya dibuka sekitar tiga minggu, sehingga calon peserta punya waktu cukup panjang untuk memilih jurusan yang diinginkan. Kemudian peserta yang tidak lulus SNBT nanti bisa ikut lagi di Seleksi Mandiri dengan membayar uang pendaftaran Rp350 ribu, belum termasuk pemeriksaan khusus untuk beberapa program studi,” jelasnya.
Ia mengatakan, Untad menyiapkan kuota sekitar 2.413 mahasiswa untuk jalur Seleksi Mandiri. Namun jumlah tersebut masih berpotensi bertambah menyesuaikan hasil pendaftaran ulang peserta yang dinyatakan lulus melalui jalur SNBT.
Menurutnya, secara keseluruhan Untad menyiapkan kuota sebanyak 9.543 mahasiswa baru yang akan dipenuhi melalui tiga jalur penerimaan, yakni SNBP, SNBT dan Seleksi Mandiri.
“SNBP sudah terisi sebanyak 2.055 mahasiswa. Kemudian kuota SNBT sekitar 5.075 orang, tetapi biasanya ada yang tidak melakukan daftar ulang setelah dinyatakan lulus. Nah, sisa kuota itulah nantinya bisa menambah kuota Seleksi Mandiri,” terangnya.
Pada Seleksi Mandiri Tahun 2026, Untad membuka 65 program studi mulai jenjang Diploma, D4 hingga Sarjana yang dapat dipilih peserta.
Selain menyampaikan data penerimaan mahasiswa baru, pihak Untad juga menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan mahasiswa baru dilakukan secara resmi melalui sistem dan mekanisme yang telah ditetapkan panitia penerimaan mahasiswa baru Untad melalui laman resmi admission.untad.ac.id.
Penegasan tersebut juga dituangkan dalam Surat Pengumuman Nomor: 1578/DST/UN28/TU.00.00/2026 tentang Penegasan Tidak Adanya Kerja Sama dengan Pihak Manapun Terkait Jasa Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026 yang diterbitkan Wakil Rektor Bidang Akademik Untad pada Rabu (20/5/2026).

Dalam surat pengumuman itu, Untad menegaskan tidak pernah bekerja sama dengan pihak perorangan, lembaga, kelompok maupun perusahaan tertentu terkait jasa pendaftaran, jasa kelulusan maupun layanan berbayar lainnya dalam proses penerimaan mahasiswa baru Tahun 2026.
Prof Andi Rusdin mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai promosi maupun publikasi di media sosial yang mencatut nama, logo dan atribut Universitas Tadulako terkait jasa pendaftaran mahasiswa baru.
“Pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui aplikasi SiPrima UNTAD. Jadi kami harap semua calon peserta mengurus sendiri proses pendaftarannya dan jangan percaya kepada pihak yang menawarkan bantuan dengan meminta sejumlah biaya. Untad tidak bekerja sama dengan pihak manapun,” tegasnya.
Ia menambahkan, Untad tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun penipuan yang dilakukan pihak-pihak yang mengatasnamakan Universitas Tadulako tanpa izin resmi. Pihak universitas juga akan mengambil langkah sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan penyalahgunaan identitas maupun informasi palsu yang mengatasnamakan Untad.
Dalam kesempatan itu, pihaknha juga menjelaskan bahwa peserta yang dinyatakan lulus SNBP 2026 tidak dapat mengikuti Seleksi Mandiri sesuai Pasal 10 Permendikbudristek Nomor 62 Tahun 2023. Sementara peserta yang lulus SNBT 2026 dan telah melakukan daftar ulang di PTN manapun juga tidak dapat diterima pada jalur mandiri sebagaimana diatur dalam Pasal 11 regulasi yang sama.
Untuk tahapan seleksi, ujian Seleksi Mandiri akan dilaksanakan pada 10 hingga 22 Juni 2026 secara terjadwal, sedangkan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 7 Juli 2026 pukul 16.00 WITA.
Khusus peserta Program Studi PJKR dan PKO, tes fisik akan dilaksanakan pada 23–24 Juni 2026 di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) depan Dekanat FKIP Untad. Sementara pemeriksaan buta warna bagi peserta program studi tertentu akan dilakukan di Rumah Sakit Universitas Tadulako pada tanggal yang sama.
Pewarta: Junaidi

0 Komentar