Breaking News

Audio Reader
Speed:

KAMMI Palu Desak Pemerintah Evaluasi MBG dan Perkuat Sektor Pendidikan

Foto: Ananda Pratama (Ketua KAMMI Daerah Palu)

Palu, WINews - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Palu menyoroti sejumlah persoalan nasional yang dinilai semakin berdampak terhadap kehidupan masyarakat, khususnya di daerah. Isu dugaan penyimpangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), perhatian terhadap sektor pendidikan, serta melemahnya nilai tukar rupiah menjadi perhatian serius organisasi tersebut.

KAMMI Daerah Palu menilai bahwa berbagai persoalan tersebut menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap arah dan pelaksanaan kebijakan pemerintah agar lebih berpihak kepada kepentingan rakyat.

Ketua Umum KAMMI Daerah Palu menyatakan bahwa masyarakat di daerah merupakan kelompok yang paling merasakan dampak dari kebijakan nasional, terutama ketika kondisi ekonomi mengalami tekanan dan biaya hidup terus meningkat.

“Pemerintah perlu memastikan setiap program yang menggunakan anggaran negara berjalan secara transparan dan akuntabel. Selain itu, sektor pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama karena merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Menurut KAMMI Daerah Palu, kritik dan aspirasi yang disampaikan mahasiswa di berbagai daerah merupakan bagian dari kontrol sosial dalam sistem demokrasi. Gerakan mahasiswa, kata mereka, bukan bentuk perlawanan terhadap negara, melainkan wujud tanggung jawab moral untuk mengawal jalannya pemerintahan agar tetap sesuai dengan amanat konstitusi.

Dalam pernyataannya, KAMMI Daerah Palu menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintahan Prabowo–Gibran, yaitu:

  1. Melakukan evaluasi dan audit menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta membuka hasilnya secara transparan kepada publik.

  2. Menjamin peningkatan dan keberlanjutan anggaran pendidikan sebagai prioritas pembangunan nasional.

  3. Menghadirkan kebijakan ekonomi yang efektif untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan harga kebutuhan pokok, dan melindungi daya beli masyarakat.

  4. Mengedepankan kerja nyata dibanding pencitraan politik yang tidak sejalan dengan kondisi masyarakat di lapangan.

  5. Membuka ruang dialog yang lebih luas dan partisipatif dengan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat sipil.

KAMMI Daerah Palu menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan langkah-langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa. Organisasi tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal kebijakan publik secara kritis dan konstruktif demi terwujudnya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat.



Pewarta: Junaidi 

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close