PURBALINGGA, WINews – Upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan pelajar terus dilakukan oleh Satlantas Polres Purbalingga. Melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), petugas menggelar pembinaan tertib lalu lintas sekaligus pemeriksaan kendaraan siswa di SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga, Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung saat jam masuk sekolah tersebut bertujuan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas yang masih kerap dilakukan pelajar, sekaligus mencegah potensi kecelakaan yang melibatkan usia remaja. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 24 siswa melakukan pelanggaran dengan berbagai bentuk ketidakpatuhan terhadap aturan berlalu lintas.
Pelanggaran yang ditemukan antara lain siswa tidak menggunakan helm standar, kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), tidak dilengkapi spion, hingga penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau yang dikenal masyarakat sebagai knalpot brong.
Pelajar Masih Rentan Melanggar Aturan Lalu Lintas
Kasat Lantas Polres Purbalingga Gharasa Zahra Zahirah melalui PS Kanit Kamsel Teguh Riyanto mengatakan bahwa kegiatan pembinaan dilakukan sebagai langkah preventif untuk membentuk budaya tertib lalu lintas sejak usia sekolah.
Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan masih adanya siswa yang mengabaikan aspek keselamatan dasar dalam berkendara.
“Hasil pemeriksaan masih ditemukan sejumlah siswa yang melanggar aturan lalu lintas di antaranya tidak memasang spion, tidak memasang plat nomor dan ada yang memasang knalpot tidak standar,” ujarnya.
Fenomena tersebut menjadi perhatian serius karena pelajar merupakan kelompok pengguna jalan yang cukup rentan mengalami kecelakaan lalu lintas. Kurangnya kelengkapan kendaraan dan rendahnya kesadaran keselamatan dapat meningkatkan risiko cedera apabila terjadi insiden di jalan raya.
Pembinaan Humanis, Tidak Hanya Penindakan
Berbeda dengan operasi penegakan hukum yang berorientasi pada penindakan, kegiatan yang dilakukan Satlantas Polres Purbalingga lebih menitikberatkan pada pendekatan edukatif dan pembinaan.
Para siswa yang terjaring diberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta kewajiban menjaga kendaraan tetap sesuai standar pabrikan.
Petugas juga mengingatkan bahwa penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga menimbulkan polusi suara yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua untuk mendukung para siswa berkendara sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi keselamatan bersama,” kata Aipda Teguh.
Orang Tua Dilibatkan dalam Pembinaan
Langkah menarik dalam program pembinaan kali ini adalah keterlibatan orang tua siswa. Satlantas Polres Purbalingga berencana menghadirkan siswa yang melakukan pelanggaran bersama orang tua mereka ke sekolah untuk mendapatkan pembinaan secara langsung.
Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena pengawasan terhadap pelajar tidak hanya dilakukan oleh sekolah dan kepolisian, tetapi juga keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak.
Dengan keterlibatan orang tua, diharapkan kesadaran berlalu lintas dapat dibangun secara berkelanjutan, mulai dari rumah hingga lingkungan sekolah.
Keselamatan Berkendara Harus Menjadi Budaya Pelajar
Keselamatan berlalu lintas bukan sekadar kewajiban mematuhi aturan, melainkan bagian dari budaya disiplin yang harus ditanamkan sejak dini. Penggunaan helm standar, pemasangan spion, TNKB yang lengkap, serta kendaraan sesuai spesifikasi teknis merupakan faktor penting untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Satlantas Polres Purbalingga menegaskan akan terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai sekolah guna meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.
Melalui program pembinaan yang melibatkan siswa, sekolah, dan orang tua, diharapkan para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sekaligus memberikan contoh positif bagi masyarakat dalam menciptakan budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.
Pewarta: Sokim
Editor: WINews Desk
0 Komentar