Breaking News

Audio Reader
Speed:

Solidaritas Relawan dan Warga Danakerta Menginspirasi, Membangunkan Rumah Harsono Korban Kebakaran Hanya 5 Hari

Foto : Tim Relawan Setelah Menyerah Bangunan Rumah Korban Kebakaran

CILACAP, WINews - Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh relawan Punggelan dan masyarakat Desa Danakerta dalam membantu sesama yang tertimpa musibah. Hanya dalam waktu lima hari, rumah milik Harsono Al Misngad yang sebelumnya ludes terbakar berhasil dibangun kembali dan kini telah layak dihuni.

Rumah tersebut mengalami kebakaran pada Kamis (3/6/2026), yang menghanguskan sebagian besar bangunan dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Harsono. Namun, berkat gerak cepat tim relawan yang dipimpin Purwono, dukungan warga Desa Domas, serta bantuan para donatur, proses pembangunan rumah dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat.

Sebagai bentuk penyelesaian dan penyerahan hasil pembangunan, rumah tersebut secara resmi diserahkan kepada Harsono Al Misngad pada Rabu (10/6/2026).
Foto : Sedes Desa Danakerta Suyitno mentahkan Kunci Rumah dan Uang Sisa pembilan matrial kepada korban

Relawan Bergerak Tanpa Pamrih

Ketua Tim Relawan, Purwono, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena rumah yang dibangun secara swadaya akhirnya dapat diselesaikan dan kembali ditempati oleh keluarga korban.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Harsono apabila selama proses pembangunan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

"Kami hanya bisa membantu membangun rumah seperti ini sesuai kemampuan yang kami miliki. Jika masih ada kekurangan dan belum sesuai harapan keluarga, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," ujar Purwono.
Foto : Istri Harsono Al Misngad Mengucapkan terimakasih kepada ketua Relawan Purwono Menurutnya, keberhasilan pembangunan rumah tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.

Pemerintah Desa Apresiasi Pengorbanan Relawan dan Donatur

Sekretaris Desa Danakerta, Suyitno, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh relawan yang telah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan sebagian rezekinya demi membantu warga yang terkena musibah.

Menurutnya, aksi kemanusiaan yang dilakukan para relawan menjadi bukti bahwa nilai gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan yang dengan ikhlas membantu saudara kami, Harsono Al Misngad. Mereka tidak hanya menyumbangkan tenaga dan pikiran, tetapi juga harta demi terwujudnya rumah yang layak huni kembali," katanya.

Suyitno juga menyampaikan penghargaan kepada para donatur yang telah memberikan bantuan secara sukarela.

"Atas nama Pemerintah Desa Danakerta, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan rezekinya untuk membantu membangun kembali rumah warga kami yang terkena musibah kebakaran."

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan rumah dalam waktu lima hari menjadi bukti kuatnya solidaritas masyarakat. Bahkan, pembangunan tersebut dapat terlaksana tanpa bantuan dana dari instansi terkait, melainkan murni dari swadaya relawan dan masyarakat.

Edukasi Pencegahan Kebakaran

Dalam kesempatan tersebut, Suyitno juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan api maupun instalasi listrik di rumah.

Ia mengimbau warga untuk memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah dan mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan guna menghindari risiko kebakaran.

"Kami berharap seluruh masyarakat lebih teliti dan berhati-hati. Pastikan api sudah padam dan peralatan listrik dalam kondisi aman sebelum bepergian. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama," pesannya.

Keluarga Korban Sampaikan Rasa Haru dan Syukur

Sementara itu, Imrao, putra Harsono Al Misngad, mengaku terharu atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh relawan, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang terlibat.

Ia menyebut pembangunan rumah yang begitu cepat sebagai anugerah yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya oleh keluarganya.



"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim relawan dan Pemerintah Desa Danakerta yang telah membantu membangun kembali rumah bapak kami hingga selesai. Ini merupakan anugerah dari Allah SWT yang tidak pernah kami duga sebelumnya," ungkapnya.

Mewakili keluarga, Imrao juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pembangunan terdapat sikap atau perkataan yang kurang berkenan.

"Kami hanya bisa mendoakan semoga seluruh relawan diberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan rezeki oleh Allah SWT. Aamiin," tuturnya.

Bukti Nyata Kekuatan Gotong Royong

Peristiwa ini menjadi contoh nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat pedesaan. Ketika musibah datang, kepedulian warga mampu menghadirkan harapan baru bagi keluarga yang terdampak.

Rumah yang sebelumnya hangus dilalap api kini berdiri kembali dengan kondisi yang lebih layak huni, menjadi simbol kebersamaan, solidaritas, dan nilai kemanusiaan yang terus hidup di tengah masyarakat Desa Danakerta.

Pewarta: Nursoleh :::

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close