Breaking News

Audio Reader
Speed:

Warung Makan Lamongan Dewi Sri Klampok, Kuliner Legendaris Sejak 2003 yang Tetap Ramai Pembeli




BANJARNEGARA, WINews - Di tengah berkembangnya berbagai usaha kuliner modern, Warung Makan Lamongan Dewi Sri yang berlokasi di Jalan Raya Campur Salam Purworejo Klampok, tepatnya di kawasan Pasar Tlete Klampok, tetap menjadi salah satu destinasi favorit pecinta kuliner khas Jawa Timur di Kabupaten Banjarnegara.

Warung yang dikelola oleh Lukman bersama istri dan anaknya ini telah bertahan selama lebih dari dua dekade. Dengan cita rasa khas Lamongan yang konsisten dan harga yang terjangkau, usaha kuliner keluarga tersebut terus mendapatkan kepercayaan pelanggan dari berbagai kalangan.

Lukman menuturkan, dirinya mulai menekuni usaha kuliner sejak tahun 2003. Setiap hari, ia membuka warung mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Seluruh aktivitas operasional dilakukan bersama anggota keluarganya, sehingga suasana kekeluargaan sangat terasa di warung tersebut.

"Saya mulai jualan sejak tahun 2003. Alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan. Setiap hari saya dibantu istri dan anak-anak," ujar Lukman kepada WINews.

Sebelum membuka Warung Makan Lamongan Dewi Sri, Lukman mengaku pernah merantau dan berjualan soto di Yogyakarta. Saat itu, satu porsi soto dijual dengan harga sekitar Rp1.500. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam mengembangkan usaha kuliner yang kini menjadi sumber penghidupan keluarganya.

Seiring berjalannya waktu, Lukman memutuskan beralih usaha dengan menawarkan berbagai menu favorit masyarakat seperti ayam bakar, ayam goreng, bebek goreng, lele, hingga burung puyuh. Keputusan tersebut terbukti membawa hasil positif karena permintaan pelanggan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menurutnya, tingkat penjualan setiap hari cukup menggembirakan. Rata-rata lebih dari 10 kilogram ayam habis terjual setiap harinya. Selain itu, sekitar 20 ekor bebek, 10 kilogram lele, dan hingga 30 ekor burung puyuh juga ludes dinikmati pelanggan yang datang dari berbagai daerah sekitar Klampok dan Banjarnegara.

Keberhasilan Warung Makan Lamongan Dewi Sri tidak lepas dari komitmen menjaga kualitas bahan baku, kebersihan, serta cita rasa yang konsisten. Faktor tersebut menjadi kunci utama dalam mempertahankan pelanggan lama sekaligus menarik pelanggan baru.

Selain menjadi pilihan masyarakat lokal, warung ini juga kerap menjadi tempat singgah para pengguna jalan yang melintas di jalur Purworejo–Klampok. Lokasinya yang strategis di sekitar Pasar Tlete membuat warung mudah dijangkau dan ramai dikunjungi pada sore hingga malam hari.

Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, kisah Lukman menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, dan pelayanan yang baik mampu menjadikan usaha keluarga tetap bertahan bahkan berkembang selama puluhan tahun.

Dengan pengalaman lebih dari 23 tahun di dunia kuliner, Warung Makan Lamongan Dewi Sri kini tidak hanya dikenal sebagai tempat makan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan ekonomi masyarakat setempat yang terus tumbuh bersama pelaku usaha mikro dan menengah.

Pewarta: Nursoleh

Editor: WINews Redaksi

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close