Breaking News

Audio Reader
Speed:

Bahar Buasan Dorong Generasi Muda Bangka Belitung Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin, Tegaskan Pemuda Penentu Masa Depan Daerah




BANGKA TENGAH, WINews - Penguatan karakter generasi muda menjadi salah satu kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan di era modern. Hal tersebut ditegaskan Senator asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Bahar Buasan, S.T., M.S.M., M.Sc., saat memberikan edukasi dan motivasi kepada pelajar serta mahasiswa dalam kegiatan Penguatan Karakter, Kepemimpinan, dan Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda dalam Mendukung Pembangunan Daerah.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Kebun Perubahan BBM, Bangka Tengah, tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan generasi muda, di antaranya mahasiswa HIMASERDA Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, anggota Pramuka SMA Negeri 4 Pangkalpinang, serta siswa SMP Taruna Koba.

Pemilihan lokasi kegiatan di ruang terbuka dengan nuansa alam bukan sekadar konsep pembelajaran biasa. Kebun Perubahan BBM menjadi simbol bahwa perubahan besar dapat dimulai dari pola pikir, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemauan generasi muda untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi daerah.

Generasi Muda Menjadi Fondasi Pembangunan Daerah

Dalam penyampaiannya, Bahar Buasan menekankan bahwa pembangunan Bangka Belitung tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, integritas, dan kemampuan kepemimpinan.

Menurutnya, generasi muda merupakan aset strategis yang akan menentukan arah perjalanan daerah di masa mendatang. Karena itu, pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman harus terus diperkuat sejak dini.

"Kemajuan Bangka Belitung akan ditentukan oleh generasi muda yang cerdas, berkarakter, adaptif, dan memiliki rasa cinta terhadap bangsa serta daerahnya. Kalian adalah generasi yang akan menentukan wajah Bangka Belitung di masa depan," ujar Bahar Buasan.

Ia juga mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun kemampuan kepemimpinan, memperluas wawasan, menjaga disiplin, serta memiliki kepedulian sosial.

Bekal Menghadapi Era Digital dan Tantangan Masa Depan

Kegiatan tersebut dikemas secara interaktif melalui dialog dan diskusi terbuka. Para peserta diberikan kesempatan menyampaikan berbagai pandangan serta pertanyaan mengenai tantangan generasi muda di era digital.

Berbagai isu dibahas, mulai dari pentingnya pendidikan berkualitas, kesiapan menghadapi perubahan teknologi, peran organisasi kepemudaan, hingga kontribusi nyata generasi muda dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan daerah.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para mahasiswa dan pelajar menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru karena tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga mendorong mereka untuk berani mengambil peran dalam kehidupan masyarakat.

Salah seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut membuka pemahaman baru mengenai pentingnya membangun karakter dan jiwa kepemimpinan sejak masa pendidikan.

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta aktif meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Pendidikan Karakter Jadi Investasi Masa Depan

Guru pendamping yang hadir dalam kegiatan tersebut juga memberikan apresiasi atas program penguatan karakter yang dilakukan. Menurutnya, pembelajaran di luar ruang dengan pendekatan lingkungan memberikan pengalaman berbeda bagi peserta didik.

Selain menambah wawasan, kegiatan seperti ini dinilai mampu menanamkan nilai-nilai penting seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, gotong royong, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap bangsa dan daerah.

Melalui kegiatan tersebut, Bahar Buasan berharap akan lahir generasi muda Bangka Belitung yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki moral, karakter, serta jiwa kepemimpinan yang kuat.

Menurutnya, kombinasi antara kecerdasan intelektual dan karakter positif menjadi modal utama untuk menciptakan pemimpin masa depan yang mampu membawa Bangka Belitung menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.

Pewarta: Putri

WINews – Warta Indonesia News

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close