Breaking News

Audio Reader
Speed:

Mahasiswa Universitas Tadulako Raih Juara II Kompetisi Inovasi Internasional, Ciptakan Teknologi Penyaring Polusi Udara Berbasis Lumut dan IoT




Palu, WINews - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Indonesia di kancah internasional. Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu, Nurul Aisyah Hi Mustafa, berhasil meraih Juara II dalam kompetisi inovasi yang digelar oleh Pelajar Mahasiswa Indonesia Tiongkok Kota Changsha (PPIT Changsha) bekerja sama dengan Green Eco Manufacture (GEM).

Dalam kompetisi tersebut, Nurul Aisyah menghadirkan inovasi bernama MOSS-SHIELD, sebuah teknologi pajangan dinding pintar berbasis biofiltrasi udara yang dirancang untuk menjadi solusi pengendalian pencemaran udara, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di kawasan sekitar aktivitas pertambangan.

Inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap meningkatnya paparan debu dan zat pencemar udara akibat kegiatan industri pertambangan. Partikel berbahaya seperti PM₂.₅, PM₁₀, serta Volatile Organic Compounds (VOC) diketahui dapat menyebar ke berbagai lingkungan kehidupan, mulai dari rumah, sekolah, tempat ibadah, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.

Paparan polutan secara terus-menerus berpotensi memberikan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat, terutama meningkatkan risiko gangguan pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penurunan fungsi paru-paru, hingga penyakit pernapasan kronis.

MOSS-SHIELD, Perpaduan Teknologi Modern dan Kekuatan Alam

MOSS-SHIELD hadir sebagai perangkat inovatif yang menggabungkan kemampuan alam dan teknologi digital. Sistem ini memanfaatkan lumut Macromitrium blumei sebagai agen biofiltrasi alami yang dipadukan dengan HEPA Filter, Activated Carbon, serta teknologi Internet of Things (IoT).

Melalui kombinasi tersebut, perangkat ini mampu menyaring udara, mengurangi paparan partikel berbahaya, serta memantau kondisi kualitas udara secara langsung atau real-time.

Teknologi ini juga dilengkapi sistem Adaptive Airflow yang dapat mengatur kecepatan filtrasi secara otomatis sesuai kondisi udara di lingkungan sekitar. Selain itu, penggunaan energi surya membuat MOSS-SHIELD menjadi perangkat yang lebih hemat energi dan mendukung konsep teknologi ramah lingkungan.

Menghadirkan Solusi Nyata untuk Masyarakat

Nurul Aisyah menjelaskan bahwa inovasi yang dikembangkannya berangkat dari gagasan bahwa teknologi dan alam dapat berjalan beriringan untuk menciptakan solusi yang lebih berkelanjutan.

"Saya percaya bahwa teknologi tidak harus menggantikan alam. Justru ketika keduanya dipadukan, kita dapat menghadirkan solusi yang lebih efektif, berkelanjutan, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat," ujar Nurul Aisyah.

Ia berharap MOSS-SHIELD tidak hanya menjadi karya inovasi dalam ajang kompetisi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi solusi nyata dalam membantu masyarakat yang berada di wilayah dengan tingkat risiko pencemaran udara tinggi.

"Harapannya, MOSS-SHIELD dapat menjadi langkah nyata untuk menghadirkan udara yang lebih bersih bagi masyarakat di kawasan berisiko tinggi terhadap pencemaran udara," tambahnya.

Mendukung Target Pembangunan Berkelanjutan

Keberhasilan inovasi MOSS-SHIELD dinilai memiliki keterkaitan erat dengan agenda pembangunan berkelanjutan dunia atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Teknologi ini mendukung beberapa tujuan penting, antara lain:

- SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya menjaga kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

- SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan teknologi berbasis riset.

- SDG 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan dengan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat.

- SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.

Selain itu, inovasi tersebut juga selaras dengan arah pembangunan nasional yang mendorong penguatan riset, inovasi teknologi, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan.

Inspirasi Generasi Muda Indonesia

Capaian Nurul Aisyah Hi Mustafa menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia memiliki kemampuan untuk menghasilkan inovasi yang mampu bersaing di tingkat global.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus mengembangkan kreativitas, melakukan penelitian, dan menciptakan teknologi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan lahirnya inovasi seperti MOSS-SHIELD, mahasiswa Indonesia menunjukkan perannya sebagai bagian penting dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan lingkungan dan kesehatan di masa depan.

Pewarta: Junaidi AM

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close