CILACAP, WINews - Pembangunan jaringan irigasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut kini diwujudkan melalui pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Program yang dikelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Serba Guna ini mendapat alokasi anggaran sebesar Rp195 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026. Pekerjaan difokuskan pada Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Manganti Wilayah Cihaur dengan target penyelesaian selama 45 hari kalender.
Pelaksanaan program berada di bawah pembinaan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA Citanduy serta PPK Operasi dan Pemeliharaan Pemanfaatan Irigasi Air Tanah.
Utamakan Kualitas demi Manfaat Jangka Panjang
Ketua P3A Serba Guna, Ahmad Ngatoizzairin, mengatakan bahwa pembangunan irigasi tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek, tetapi juga memastikan kualitas konstruksi agar mampu memberikan manfaat bagi petani dalam jangka panjang.

Menurutnya, seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis (bestek), mulai dari pemilihan material, komposisi campuran beton, ketebalan konstruksi hingga proses penyelesaian akhir.
Untuk menjaga kualitas bangunan, material pasir yang digunakan dipilih dari wilayah Gunung Ciwuni, Cikalong, Jawa Barat, yang dikenal memiliki karakteristik butiran padat dan bersih sehingga dinilai sesuai dengan kebutuhan konstruksi saluran irigasi.
"Kami ingin memastikan pembangunan ini menghasilkan saluran irigasi yang kuat, berkualitas, dan mampu dimanfaatkan petani dalam waktu yang lama. Amanah dari pemerintah harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab," ujar Ahmad Ngatoizzairin.
Pengawasan Dilakukan Secara Berkala
Selain mengedepankan mutu pekerjaan, proses pembangunan juga mendapat pengawasan dari berbagai pihak. Kepala Dusun Sarwadadi, Fuad, bersama perangkat desa turut melakukan monitoring secara berkala guna memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan penggunaan anggaran dilakukan secara transparan.

Pengawasan tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas hasil pembangunan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program infrastruktur berbasis pemberdayaan petani.
Diharapkan Tingkatkan Hasil Pertanian
Keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik diproyeksikan memberikan dampak positif bagi sektor pertanian di Desa Sarwadadi.
Dengan distribusi air yang lebih lancar dan merata, kebutuhan air sawah dapat terpenuhi secara optimal sehingga produktivitas tanaman meningkat. Infrastruktur yang kokoh juga diharapkan mampu menekan biaya pemeliharaan saluran dalam jangka panjang.
Selain mendukung peningkatan hasil panen, pembangunan irigasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan sumber daya air yang lebih efektif.

Wujud Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Program P3-TGAI merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat infrastruktur pertanian di tingkat desa. Melalui keterlibatan aktif pengurus P3A, pemerintah desa, serta para petani, pembangunan diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki sehingga fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat secara berkelanjutan.
Ahmad Ngatoizzairin mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga saluran irigasi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi petani berikutnya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas kepercayaan yang diberikan. Semoga pembangunan ini membawa manfaat besar bagi petani. Mari kita rawat bersama agar saluran irigasi ini terus mendukung pertanian dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang," tuturnya.
Rampungnya pembangunan jaringan irigasi ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ekonomi pedesaan, serta mendukung ketahanan pangan nasional melalui infrastruktur yang berkualitas.
Pewarta: Marjuki Wiyono
Editor: WINews

0 Komentar