Kegiatan ini diikuti dosen pemateri, host, dan co-host dari berbagai fakultas di lingkungan Untad. Selain membahas substansi materi yang akan diberikan kepada mahasiswa baru, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik komunikasi publik, strategi penyampaian materi, pengelolaan kelas, hingga metode membangun interaksi positif selama pelaksanaan PKKMB.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untad, Dr. Ir. Sagaf, M.P., mengatakan ToT merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh pemateri memiliki pemahaman yang sama terkait arah dan tujuan PKKMB Tahun 2026.
Menurutnya, PKKMB bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, melainkan momentum awal untuk menanamkan nilai-nilai akademik, membangun karakter, serta memperkenalkan budaya kampus yang akan menjadi bekal mahasiswa selama menempuh pendidikan di Universitas Tadulako.
“Training of Trainers ini kami laksanakan agar seluruh dosen pemateri, host, dan co-host memiliki persepsi yang sama mengenai tujuan PKKMB. Kami ingin setiap materi yang disampaikan tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menginspirasi mahasiswa baru untuk membangun karakter, integritas, kepemimpinan, serta semangat berprestasi sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari Universitas Tadulako,” ujar Sagaf.
Ia menjelaskan, PKKMB 2026 dirancang dengan pendekatan yang lebih interaktif, edukatif, dan humanis, serta bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan. Karena itu, peran para fasilitator dinilai sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman sekaligus menumbuhkan rasa bangga mahasiswa terhadap almamaternya.
Sementara itu, Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga oleh kualitas karakter yang dimiliki mahasiswa.
Menurut Amar, karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk lulusan yang mampu bersaing sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Pendidikan karakter adalah prioritas utama. Sekitar 85 persen keberhasilan seseorang ditentukan oleh karakter, sedangkan kemampuan keilmuan berkontribusi sekitar 15 persen. Karena itu, PKKMB harus menjadi ruang pertama untuk membangun karakter mahasiswa sejak mereka memasuki dunia perguruan tinggi,” tegasnya.
Rektor juga mengingatkan seluruh dosen pemateri agar menjadi teladan bagi mahasiswa baru. Keteladanan dalam bersikap, berkomunikasi, menjaga disiplin, dan menjunjung tinggi integritas dinilai akan memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan penyampaian materi secara teoritis semata.
Pada PKKMB 2026, Untad juga menegaskan komitmennya untuk mewujudkan kampus yang aman, inklusif, dan humanis. Seluruh rangkaian kegiatan dipastikan bebas dari praktik perpeloncoan, kekerasan, perundungan, diskriminasi, maupun tindakan yang merendahkan martabat mahasiswa.

Dalam pembekalan tersebut, para pemateri diarahkan untuk menanamkan budaya akademik sejak hari pertama mahasiswa berada di lingkungan kampus. Materi yang akan diberikan mencakup etika akademik, budaya riset, inovasi, berpikir kritis, integritas ilmiah, hingga pencegahan plagiarisme.
Mahasiswa baru juga akan diperkenalkan dengan sejarah Universitas Tadulako, visi dan misi institusi, berbagai capaian prestasi, serta potensi Sulawesi Tengah sebagai laboratorium alam dan sosial budaya yang mendukung pengembangan riset dan inovasi.
Menyesuaikan perkembangan teknologi, PKKMB 2026 turut mengintegrasikan materi transformasi digital. Mahasiswa akan dikenalkan pada berbagai layanan akademik berbasis digital, termasuk pemanfaatan aplikasi One Click (SIGA) sebagai sistem layanan terpadu Untad serta penggunaan Artificial Intelligence (AI) secara etis sesuai pedoman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Selain penguatan akademik, mahasiswa baru juga akan mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, semangat bela negara, pendidikan antikorupsi, pencegahan penyalahgunaan narkoba bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian, pencegahan kekerasan seksual, hingga penguatan jiwa kewirausahaan melalui pengenalan fasilitas Gedung UMKM Universitas Tadulako.
Melalui kegiatan ToT ini, Untad berharap seluruh dosen pemateri, host, dan co-host mampu menghadirkan PKKMB yang tidak hanya memberikan informasi mengenai kehidupan kampus, tetapi juga menjadi pengalaman awal yang membangun semangat belajar, karakter, integritas, dan rasa bangga mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Tadulako.
Pewarta: Junaidi

0 Komentar