
BOYOLALI, WINews - Aktivitas operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bandung Wonosegoro 2 di Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, menjadi perhatian masyarakat setelah muncul keluhan terkait dugaan bau menyengat yang diduga berasal dari proses pengelolaan limbah di area tersebut.
SPPG yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Bandung Wonosegoro dengan Ketua Yayasan Kumaidi itu merupakan salah satu unit pelayanan dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam operasionalnya, SPPG tersebut melayani kebutuhan makanan bagi sekitar 12 sekolah dan tiga desa, dengan kapasitas produksi mencapai kurang lebih 2.077 porsi setiap hari.
Keluhan warga terkait aroma tidak sedap tersebut kemudian mendapat perhatian publik. Tim media melakukan penelusuran langsung ke lokasi pada Senin (3/8/2026) untuk menggali informasi sekaligus meminta klarifikasi dari pihak pengelola mengenai dugaan persoalan lingkungan tersebut.
Perwakilan SPPG, Faisal, membenarkan bahwa adanya bau yang dikeluhkan masyarakat memang menjadi perhatian pihak pengelola. Ia menyampaikan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boyolali sebelumnya telah melakukan pemeriksaan ke lokasi dan mengambil sampel untuk dilakukan pengujian laboratorium.
“DLH sudah datang ke sini dan sudah mengambil sampel untuk diuji di laboratorium. Namun sampai sekarang belum ada arahan atau instruksi kepada kami mengenai langkah yang harus dilakukan,” ujar Faisal.
Pengelola Klaim Sudah Miliki Sistem Pengolahan Limbah
Faisal menjelaskan, pihak SPPG telah berupaya melakukan pengelolaan limbah dengan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta melibatkan tenaga ahli yang memahami sistem pengolahan limbah.
Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan agar aktivitas operasional SPPG tetap berjalan sesuai ketentuan. Namun, ia mengakui bahwa persoalan bau masih menjadi tantangan yang perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“IPAL sudah kami bangun dan kami juga sudah mendatangkan tenaga ahli untuk membantu pengelolaan limbah. Tetapi memang bau masih belum bisa hilang secara maksimal,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi mengenai aliran akhir air hasil pengolahan IPAL, Faisal menyebutkan bahwa air tersebut dialirkan menuju saluran drainase atau selokan yang berada di pinggir jalan kawasan permukiman warga.
Pernyataan tersebut merupakan keterangan dari pihak pengelola SPPG dan masih membutuhkan pendalaman serta verifikasi dari instansi teknis terkait untuk memastikan apakah sistem pengelolaan limbah yang diterapkan telah memenuhi standar lingkungan hidup yang berlaku.
Warga Minta Pemeriksaan Dilakukan Secara Terbuka
Sejumlah warga berharap persoalan dugaan bau limbah tersebut segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya DLH Kabupaten Boyolali.
Masyarakat meminta agar hasil pemeriksaan lapangan dan uji laboratorium dapat disampaikan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan keresahan maupun spekulasi di tengah masyarakat.
Selain itu, evaluasi terhadap sistem pengelolaan limbah juga dinilai penting dilakukan untuk memastikan keberadaan fasilitas pelayanan publik seperti SPPG tetap berjalan tanpa memberikan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
Program MBG sendiri menjadi salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak sekolah. Karena itu, aspek kebersihan, sanitasi, dan pengelolaan limbah menjadi bagian penting yang harus mendapat perhatian dalam setiap fasilitas penyedia makanan.
DLH Boyolali Belum Berikan Keterangan Resmi
Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Boyolali belum menyampaikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan lapangan maupun hasil uji laboratorium terhadap sampel yang telah diambil dari lokasi SPPG Bandung Wonosegoro 2.
Redaksi WINews terus berupaya melakukan konfirmasi kepada DLH Kabupaten Boyolali dan pihak terkait lainnya guna menghadirkan informasi yang berimbang, sesuai prinsip Kode Etik Jurnalistik, asas praduga tidak bersalah, serta hak jawab setiap pihak yang diberitakan.
Tim Redaksi
0 Komentar