PURBALINGGA, WINews - Setelah hampir satu bulan dinyatakan hilang, Museni (72), warga Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan. Namun kabar penemuan tersebut membawa duka, karena korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di kawasan Gunung Tobong, Desa Tunjungmuli.
Museni sebelumnya dilaporkan hilang sejak 1 Juli 2026. Jenazahnya ditemukan pada Sabtu (1/8/2026) oleh warga yang sedang beraktivitas di kawasan hutan Gunung Tobong. Lokasi penemuan berjarak sekitar satu kilometer dari rumah korban.
Informasi tersebut disampaikan Krislina, salah satu pegawai Puskesmas Karangmoncol yang juga merupakan warga Desa Tunjungmuli. Ia menjelaskan berdasarkan keterangan petugas Inafis Polres Purbalingga, kondisi jenazah telah mengalami proses pembusukan tahap akhir.
"Menurut informasi dari petugas Inafis Polres Purbalingga, kondisi jenazah sudah menjadi kerangka dan diperkirakan telah meninggal lebih dari 14 hari," jelas Krislina.

Ditemukan Warga Saat Mencari Madu di Hutan
Jenazah Museni pertama kali ditemukan oleh Nasirun, warga setempat, sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu Nasirun sedang mencari madu di kawasan hutan Gunung Tobong.
Usai menemukan jasad tersebut, Nasirun kemudian memberitahukan kepada warga lainnya, Satori. Selanjutnya, bersama warga lain, mereka kembali ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Karena kondisi medan yang sulit, warga menggunakan sarung sebagai alat tandu sederhana untuk membawa jenazah keluar dari kawasan hutan.
"Jenazah ditemukan sekitar satu kilometer dari rumah korban. Setelah dievakuasi, warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak desa dan aparat terkait," ungkap Krislina.
Pencarian Panjang Melibatkan Banyak PihakSebelumnya, proses pencarian terhadap Museni telah dilakukan secara intensif sejak laporan kehilangan diterima. Tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, BPBD, SAR, relawan Kokam, organisasi masyarakat, serta warga sekitar turut melakukan penyisiran di berbagai lokasi.
Pencarian resmi sempat dihentikan setelah sembilan hari dilakukan karena belum menemukan tanda keberadaan korban. Meski demikian, pihak keluarga tetap melanjutkan pencarian secara mandiri dengan harapan Museni dapat ditemukan.
"Selama proses pencarian, keluarga tidak pernah menyerah. Mereka terus berusaha hingga akhirnya korban ditemukan hari ini," ujar Krislina.

Jenazah Diserahkan kepada Keluarga
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas terkait, jenazah Museni kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Pihak keluarga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian, mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, relawan, hingga masyarakat yang ikut memberikan dukungan.
Dengan ditemukannya Museni, keluarga kini dapat memberikan penghormatan terakhir dan memakamkan korban setelah pencarian panjang yang berlangsung selama hampir satu bulan.
Pewarta: M. Iqbal
Editor: WINews

0 Komentar