Breaking News

Audio Reader
Speed:

Ketua LPA Labuhanbatu Dorong Pemkab Perkuat Kesetaraan Disabilitas melalui Nobar Film Istimewa


LABUHANBATU, WINews TV - Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Labuhanbatu, Azhar Harahap, ST, yang akrab disapa Harahap Petarung, mendorong Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memperkuat komitmen terhadap kesetaraan hak dan akses bagi penyandang disabilitas.

Dorongan tersebut disampaikan Azhar menyusul rencana pemutaran film “Istimewa”, sebuah karya yang mengangkat tema sosial, inklusivitas, serta kehidupan penyandang disabilitas. Ia berharap Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita bersama Wakil Bupati dapat mengajak masyarakat menyaksikan film tersebut secara bersama-sama.

Saat dikonfirmasi Jurnalis Warta Indonesia NEWS TV di Kantor LPA Labuhanbatu, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Azhar mengatakan isu kesetaraan disabilitas perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya perlu membuat kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan, tetapi juga memastikan tersedianya akses yang setara dalam pendidikan, fasilitas publik, pelatihan keterampilan, kegiatan sosial, seni, dan kebudayaan.

“Komitmen kesetaraan ini harus kita bawa ke semua aspek dan sektor. Tidak boleh ada satu pun yang tertinggal, termasuk kawan-kawan disabilitas,” ujar Azhar.

Dorong Ruang Publik Ramah Disabilitas

Azhar menilai prinsip “No One Left Behind” atau tidak seorang pun boleh tertinggal perlu menjadi semangat bersama dalam membangun Labuhanbatu yang inklusif.

Ia mendorong pemerintah daerah memperluas fasilitas publik yang ramah disabilitas, memperkuat pendidikan inklusi, menyediakan pelatihan keterampilan, serta membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam kegiatan seni dan budaya.

Menurutnya, pembangunan yang inklusif bukan hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga perubahan cara pandang masyarakat terhadap penyandang disabilitas.

Film “Istimewa” Dinilai Bisa Bangun Kesadaran Publik

Azhar menilai film “Istimewa” dapat menjadi salah satu sarana edukasi masyarakat karena mengangkat kisah yang berkaitan dengan kehidupan penyandang disabilitas dan terinspirasi dari kisah nyata di Rumah Istimewa.

Ia berharap film tersebut mampu mendorong masyarakat melihat penyandang disabilitas berdasarkan kemampuan, potensi, dan prestasinya, bukan semata-mata dari keterbatasan.

“Film ini menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan inklusivitas. Bukan hanya mengubah cara pandang masyarakat, tetapi juga mendorong kawan-kawan disabilitas agar semakin percaya diri dan berani menunjukkan potensi yang dimiliki,” katanya.

Azhar juga menilai keberadaan komunitas seperti Komite Disabilitas Daerah (KDD) Labuhanbatu dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia pendidikan, serta kelompok penyandang disabilitas.

Pemutaran Perdana Dijadwalkan 17 September 2026

Film “Istimewa” dijadwalkan tayang secara serentak di bioskop Indonesia pada 17 September 2026.

Azhar berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk menggelar kegiatan nonton bersama yang melibatkan masyarakat, komunitas disabilitas, akademisi, insan perfilman, pengulas film, dan kreator konten lokal.

Ia berharap dukungan terhadap karya seni bertema sosial dan inklusif dapat terus berkembang sehingga memberikan edukasi sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat.

“Semoga karya seperti ini terus diproduksi dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk saling mendukung. Labuhanbatu harus terus bergerak menjadi kabupaten yang ramah anak, inklusif, dan ramah bagi semua kalangan,” harap Azhar.

Pewarta: DR. Rangkuti

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close