Breaking News

Audio Reader
Speed:

Pemdes Gajah Apresiasi Konsistensi Warga RW 04 Dukuh Ngrancah Gelar Upacara Mandiri HUT ke-81 RI



PONOROGO, WINews - Semangat nasionalisme dan gotong royong kembali terlihat di tengah masyarakat Desa Gajah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo. Dalam momentum memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga RW 04 Dukuh Ngrancah menggelar upacara bendera secara mandiri pada 17 Agustus 2026.

Upacara tersebut menjadi istimewa karena bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Warga RW 04 telah menjadikan upacara mandiri sebagai tradisi yang terus dipertahankan selama beberapa tahun terakhir. Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa semangat memperingati kemerdekaan dapat tumbuh kuat dari lingkungan masyarakat paling dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Tradisi Upacara Mandiri yang Terus Dipertahankan

Sejak beberapa tahun terakhir, warga RW 04 Dukuh Ngrancah secara sukarela mempersiapkan pelaksanaan upacara HUT RI di lingkungannya. Kegiatan tersebut melibatkan warga dari berbagai kelompok usia yang bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhidmatan prosesi pengibaran Sang Merah Putih.

Kesungguhan warga dalam mempertahankan tradisi tersebut bahkan mendapat perhatian dari Pemerintah Desa Gajah. Pada 2024, Pemdes Gajah memberikan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan konsistensi warga dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

Bagi masyarakat setempat, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus mempertahankan kegiatan positif yang telah tumbuh secara mandiri dari lingkungan warga.

Pemdes Gajah: Nasionalisme Bisa Dimulai dari Lingkungan Terkecil

Sekretaris Desa Gajah, Wiyoso, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif dan kekompakan warga RW 04 Dukuh Ngrancah.

“Kami dari Pemerintah Desa Gajah sangat mengapresiasi dan bangga atas inisiatif warga RW 04 Dukuh Ngrancah. Apa yang mereka lakukan ini luar biasa, konsisten setiap tahun menggelar upacara mandiri. Ini bukti nyata bahwa semangat nasionalisme dan gotong royong masih sangat kuat di tingkat paling bawah,” ujar Wiyoso saat dikonfirmasi, 17 Agustus 2026.

Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan tidak selalu harus identik dengan kegiatan berskala besar. Justru kegiatan sederhana yang lahir dari kesadaran masyarakat dapat memiliki nilai sosial yang kuat karena melibatkan partisipasi langsung warga.

“Justru dari lingkungan terkecil seperti RW inilah nasionalisme itu dibangun. Tidak perlu mewah, yang penting kebersamaan dan kekhidmatannya. Kami berharap ini bisa menjadi inspirasi dan ditiru oleh RW-RW lain di Desa Gajah,” katanya.

Bukan Sekadar Upacara, tetapi Memperkuat Kerukunan

Kegiatan upacara mandiri juga memiliki dimensi sosial yang lebih luas. Persiapan hingga pelaksanaan kegiatan menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertemu, berkomunikasi, dan bekerja sama.

Nilai gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan sosial di tengah masyarakat. Semangat tersebut juga dapat menjadi modal bagi warga untuk bersama-sama menghadapi berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.

Wiyoso berharap tradisi positif RW 04 tidak berhenti pada pelaksanaan upacara bendera. Menurutnya, semangat kebersamaan dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan lainnya.

“Semangat dari RW 04 Dukuh Ngrancah ini harus terus menyala. Semoga tahun depan lebih banyak lagi lingkungan yang menggelar upacara mandiri, sehingga peringatan HUT RI di Desa Gajah semakin meriah, bermakna, dan mempererat kerukunan,” pungkasnya.

Menjaga Api Nasionalisme dari Desa

Konsistensi warga RW 04 Dukuh Ngrancah menjadi gambaran bahwa nasionalisme tidak hanya hadir dalam kegiatan resmi pemerintahan. Semangat mencintai bangsa juga dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menghormati bendera, mengikuti upacara dengan khidmat, serta menjaga persatuan dan kepedulian antarwarga.

Di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tradisi yang dilakukan warga RW 04 tersebut menjadi pesan bahwa nilai kemerdekaan akan semakin bermakna ketika diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dari Dukuh Ngrancah, Desa Gajah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, semangat kemerdekaan terus dijaga dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Pewarta: Muh Nurcholis

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close