Breaking News

Audio Reader
Speed:

HUT ke-81 TNI, Korem 071/Wijayakusuma Gelar Bakti Sosial Kesehatan di Banyumas




BANYUMAS, WINews - Korem 071/Wijayakusuma menggelar kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Banyumas pada 20 September 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya TNI mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, instansi kesehatan, organisasi pendamping serta berbagai elemen masyarakat. Sejumlah layanan kesehatan dan kegiatan sosial disiapkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.(Han), dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial kesehatan merupakan salah satu bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat.

Menurutnya, peran TNI tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Bakti sosial ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. TNI tidak hanya hadir dalam menjaga pertahanan dan keamanan, tetapi juga senantiasa berupaya hadir di tengah masyarakat, membantu, memberikan manfaat, dan membangun kebersamaan,” demikian disampaikan dalam sambutan Danrem 071/Wijayakusuma.

Ribuan Warga Mendapat Layanan Kesehatan

Hingga pelaksanaan kegiatan tersebut, sejumlah capaian pelayanan tercatat cukup signifikan. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan, tercatat 2.721 pemeriksaan kesehatan gratis, 959 pelayanan pengobatan umum, serta 14 pemeriksaan gigi.

Selain layanan pemeriksaan dan pengobatan, kegiatan juga diisi dengan donor darah yang mencapai 1.032 peserta. Donor darah menjadi salah satu bentuk kepedulian kemanusiaan karena ketersediaan darah sangat dibutuhkan dalam berbagai kondisi medis.

Kegiatan sosial tersebut juga menyediakan tujuh tindakan khitanan serta pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diikuti sebanyak 463 peserta.

Rangkaian layanan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mencakup edukasi dan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pertolongan pertama dalam kondisi darurat.

Edukasi Kesehatan Gigi untuk Anak Sekolah

Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak sekolah melalui penyuluhan mengenai kesehatan gigi dan mulut.

Edukasi kesehatan sejak usia dini dinilai penting untuk membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat. Pengetahuan mengenai cara menjaga kebersihan gigi dan mulut diharapkan dapat diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Danrem 071/Wijayakusuma menekankan pentingnya membangun kesadaran kesehatan sejak usia dini agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, percaya diri dan produktif.

Selain edukasi kesehatan gigi, masyarakat juga memperoleh akses pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari pelayanan preventif dan promotif.

Donor Darah Jadi Bagian Penting Kegiatan Sosial

Tingginya jumlah peserta donor darah menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 1.032 donor tercatat mengikuti kegiatan.

Donor darah bukan hanya menjadi aktivitas sosial, tetapi juga merupakan bentuk solidaritas masyarakat untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah dalam pelayanan medis.

Karena itu, kegiatan donor darah dalam rangkaian bakti sosial TNI menjadi salah satu sarana untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya saling membantu melalui aksi kemanusiaan.

Ada Informasi Rekrutmen Prajurit TNI

Selain pelayanan kesehatan, panitia juga menyediakan stand kampanye militer yang memberikan informasi kepada masyarakat mengenai proses penerimaan prajurit TNI.

Informasi tersebut mencakup sejumlah jalur penerimaan, antara lain Calon Tamtama (Catam), Calon Bintara (Caba), Calon Taruna Akademi Militer (Akmil), serta Sekolah Perwira PK.

Keberadaan stan informasi tersebut memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperoleh informasi mengenai jalur dan kesempatan mengikuti proses penerimaan prajurit TNI.

Bazar Sembako, UMKM hingga Kuda Lumping

Untuk memperkuat suasana kebersamaan, kegiatan juga diramaikan dengan bazar sembako dan UMKM. Kehadiran pelaku UMKM memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi sekaligus memperkenalkan produk usaha lokal.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan pertunjukan kuda lumping yang menjadi salah satu kesenian tradisional dan hiburan masyarakat.

Perpaduan pelayanan kesehatan, kegiatan sosial, pemberdayaan UMKM dan hiburan masyarakat tersebut membuat kegiatan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat.

TNI dan Pemerintah Daerah Perkuat Sinergi Pelayanan Publik

Dalam kegiatan tersebut turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Banyumas, Danlanal Cilacap, Danlanud J.B. Soedirman, jajaran Korem 071/Wijayakusuma, Dandim 0701/Banyumas, para Kepala Balak Aju Kodam IV/Diponegoro serta unsur pemerintah dan pelayanan publik.

Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Bulog Kancab Banyumas, Direktur RSUD Banyumas serta organisasi pendamping seperti Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penyelenggaraan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pelayanan sosial.

Danrem 071/Wijayakusuma juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial masih memiliki keterbatasan dan belum sepenuhnya dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Namun, pelayanan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Momentum Memperkuat Kepedulian terhadap Kesehatan

Bakti sosial kesehatan dalam rangka HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro di Banyumas menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Dengan ribuan pemeriksaan kesehatan, pelayanan pengobatan, donor darah, pemeriksaan gigi, khitanan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa aspek kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Bagi masyarakat, kegiatan semacam ini juga menjadi kesempatan untuk memperoleh layanan kesehatan sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat.

Sementara bagi TNI dan pemerintah daerah, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelayanan dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.

Pewarta: Nursoleh

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close