Breaking News

Audio Reader
Speed:

DANREM 071/WIJAYAKUSUMA KUNJUNGI BANJARNEGARA, BAHAS PEMASANGAN JEMBATAN BAILEY DAN SINERGI PEMBANGUNAN


BANJARNEGARA, WINEWS TV – Komitmen memperkuat sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah serta mempercepat pembangunan infrastruktur menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Sidik Wiyono, ke Kabupaten Banjarnegara, Jumat (30/10/2026).

Kedatangan Danrem 071/Wijayakusuma disambut langsung oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana bersama Wakil Bupati Wakhid Jumali, Lc., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pertemuan berlangsung di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Banjarnegara dalam suasana penuh keakraban.

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi kelembagaan. Pertemuan ini juga menjadi ruang komunikasi strategis untuk membahas sejumlah persoalan daerah, kebutuhan masyarakat, serta peluang kerja sama antara Korem 071/Wijayakusuma dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Jembatan Bailey Menjadi Salah Satu Pembahasan Strategis

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah kemungkinan tindak lanjut pemasangan jembatan Bailey sebagai bagian dari kebutuhan infrastruktur penghubung masyarakat.

Jembatan Bailey merupakan konstruksi jembatan modular yang dapat dirakit dan dipasang relatif cepat dibandingkan pembangunan jembatan permanen. Infrastruktur jenis ini kerap dimanfaatkan untuk mendukung akses transportasi darurat, terutama ketika jembatan mengalami kerusakan atau jalur penghubung masyarakat terputus akibat bencana maupun kondisi tertentu.

Keberadaan jembatan penghubung memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki kondisi geografis menantang. Akses jalan dan jembatan yang memadai berpengaruh langsung terhadap mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta aktivitas perekonomian.

Danrem Kolonel Inf Sidik Wiyono menjelaskan bahwa kunjungannya juga dimanfaatkan untuk menyerap berbagai persoalan atau aspirasi yang membutuhkan perhatian bersama.

Menurutnya, melalui komunikasi langsung dengan pemerintah daerah, berbagai persoalan di lapangan dapat diidentifikasi untuk selanjutnya dikoordinasikan sesuai kewenangan dan kemampuan masing-masing pihak.

"Tadi kami belanja masalah, ada beberapa yang bisa kita tindak lanjuti terkait pemasangan jembatan Bailey dan sebagainya. Harapannya dengan silaturahmi ini kita semakin akrab, kita juga bisa saling membantu," ungkap Kolonel Inf Sidik Wiyono.

Pernyataan tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam merespons kebutuhan masyarakat. Namun, tindak lanjut pemasangan jembatan Bailey tetap memerlukan kajian teknis, penentuan lokasi, penilaian kondisi lapangan, serta koordinasi antarlembaga terkait.

Sinergi TNI dan Pemkab untuk Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Dalam konteks pembangunan daerah, kolaborasi antara TNI dan pemerintah kabupaten mempunyai peran strategis, terutama ketika masyarakat menghadapi persoalan yang membutuhkan penanganan lintas sektor.

TNI melalui jajaran kewilayahannya memiliki kemampuan koordinasi teritorial dan dukungan personel untuk membantu pemerintah dalam kegiatan tertentu, termasuk penanganan kondisi darurat sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, pemerintah daerah memiliki kewenangan dalam perencanaan pembangunan, penganggaran, penyediaan fasilitas publik, serta koordinasi pelayanan masyarakat.

Jika kedua unsur tersebut berjalan beriringan, berbagai kebutuhan di lapangan dapat dibahas secara lebih terarah. Mulai dari persoalan infrastruktur, kesiapsiagaan menghadapi bencana, akses transportasi, hingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bagi Kabupaten Banjarnegara, pembahasan mengenai infrastruktur penghubung menjadi relevan mengingat kondisi geografis wilayah yang memiliki kawasan perbukitan, lembah, serta sejumlah jalur penghubung antardesa.

Ketersediaan infrastruktur yang aman dan layak tidak hanya menyangkut kenyamanan perjalanan, tetapi juga berkaitan dengan kelancaran aktivitas ekonomi dan pemerataan akses pelayanan dasar.

Bupati Amalia Apresiasi Dukungan dan Kolaborasi TNI

Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Danrem 071/Wijayakusuma beserta jajaran. Ia menilai komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan TNI merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah.

Menurut Bupati, berbagai dinamika dan persoalan daerah membutuhkan kerja sama seluruh unsur, sehingga penanganannya dapat dilakukan secara terkoordinasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas kunjungan Danrem 071/Wijayakusuma. Sinergi dan kolaborasi antara Pemkab Banjarnegara dan TNI sangat penting dalam percepatan pembangunan serta penanganan berbagai dinamika di daerah. Semoga silaturahmi ini membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Banjarnegara," ujar Amalia.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat terus diperkuat melalui komunikasi, koordinasi, dan langkah nyata dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

Infrastruktur dan Stabilitas Wilayah Menjadi Perhatian Bersama

Kunjungan kerja Danrem 071/Wijayakusuma tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara unsur pertahanan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan wilayah.

Pembahasan mengenai jembatan Bailey menjadi salah satu poin penting karena infrastruktur penghubung mempunyai dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Apabila kebutuhan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kajian dan koordinasi yang tepat, manfaatnya diharapkan dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan akses transportasi memadai.

Selain infrastruktur, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat juga menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan. Lingkungan yang kondusif memungkinkan pelayanan publik, kegiatan ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat berjalan dengan baik.

Ke depan, masyarakat tentu berharap komunikasi antara Korem 071/Wijayakusuma, Kodim jajaran, dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi berlanjut pada koordinasi program serta penyelesaian persoalan konkret di lapangan.

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, TNI, Forkopimda, dan masyarakat memiliki peran masing-masing untuk mewujudkan Banjarnegara yang aman, terhubung, dan semakin berkembang.

Pewarta: Nursoleh

WINEWS TV | Warta Indonesia News

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close