Breaking News

Audio Reader
Speed:

HUT ke-81 TNI, Danrem 071/Wijayakusuma Tekankan Sinergi TNI-Polri dan Kesiapsiagaan Bencana


PURWOKERTO, WINews - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian kepada bangsa dan negara, meningkatkan soliditas TNI-Polri, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI yang digelar Korem 071/Wijayakusuma pada Senin (5/10/2026). Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, insan pers, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

Upacara dipimpin Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.(Han), selaku inspektur upacara. Sementara itu, Komandan Upacara dijabat Mayor Cba P. Pringgodigdo, Kapenrem 071/Wijayakusuma.

Peringatan tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menekankan bahwa kekuatan TNI tidak terlepas dari kepercayaan, dukungan, dan kebersamaan dengan masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Danrem 071: Kekuatan TNI Berasal dari Kebersamaan dengan Rakyat

Dalam amanatnya, Kolonel Inf Sidik Wiyono menegaskan bahwa kebersamaan dengan rakyat merupakan poin penting dalam perjalanan pengabdian TNI. Menurutnya, semangat tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“TNI hari ini merayakan hari ulang tahun yang ke-81 dengan tema TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil dan makmur. Bersama rakyat itulah yang menjadi poin terpenting pada ulang tahun kami,” ujar Danrem.

Ia menjelaskan, tantangan di wilayah tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu institusi. Diperlukan komunikasi, koordinasi, dan gotong royong antara aparat keamanan, pemerintah, serta masyarakat agar berbagai persoalan dapat diantisipasi secara tepat.

Sinergi tersebut juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah, menciptakan lingkungan yang aman, dan mendukung pelaksanaan program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Kesiapsiagaan Bencana Menjadi Perhatian Korem 071/Wijayakusuma

Selain menjaga keamanan wilayah, Korem 071/Wijayakusuma menaruh perhatian pada kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama perubahan musim dari kemarau menuju penghujan.

Danrem menegaskan bahwa setiap satuan perlu melakukan pemetaan wilayah rawan bencana dan menyiapkan langkah antisipasi sejak dini. Upaya tersebut penting untuk mengurangi risiko bencana, khususnya banjir, serta meminimalkan dampaknya terhadap keselamatan warga dan lingkungan.

“Kita harus selalu responsif dan menganalisa kira-kira ancaman apa yang akan hadir di wilayah Korem 071. Contohnya, sekarang musim kemarau dan sebentar lagi musim penghujan, kita mendata tempat-tempat mana yang rawan bencana dan mencarikan solusi apa yang harus dilakukan agar tidak terjadi banjir,” jelasnya.

Menurutnya, langkah antisipatif harus dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.

Pemetaan daerah rawan, identifikasi potensi ancaman, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bagian penting dari kesiapsiagaan. Dengan langkah tersebut, penanganan risiko diharapkan dapat dilakukan lebih terencana sebelum bencana terjadi.

Danrem juga menekankan bahwa kegiatan kewilayahan harus melibatkan masyarakat dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Setiap kegiatan kami dilakukan bersama masyarakat dan untuk masyarakat, sehingga semangat gotong royong itu akan selalu kami munculkan,” tegasnya.

Prajurit Diminta Menjaga Integritas dan Profesionalisme

Pada momentum HUT ke-81 TNI, Danrem 071/Wijayakusuma turut memberikan penekanan kepada seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Korem agar senantiasa menjaga integritas, meningkatkan kualitas pengabdian, dan menghindari segala bentuk pelanggaran.

Ia menilai, kualitas sebuah satuan tidak dapat dipisahkan dari perilaku setiap personel. Karena itu, disiplin, tanggung jawab, dan komitmen untuk menjalankan tugas dengan baik harus menjadi prinsip dalam kehidupan kedinasan maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat.

“Untuk seluruh anggota Korem 071, mari untuk terus berbuat baik. Yakinkan dirinya menampilkan yang terbaik dan tidak melakukan pelanggaran. Jika masing-masing perorangan berbuat yang terbaik tanpa pelanggaran, maka satuannya juga tentu akan baik,” pesannya.

Korem 071/Wijayakusuma juga mengedepankan pendekatan PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Pendekatan tersebut menjadi landasan dalam meningkatkan kesiapan satuan menghadapi dinamika situasi serta menjalankan tugas secara efektif sesuai kebutuhan wilayah.

Kapolresta Banyumas Tegaskan Pentingnya Soliditas TNI-Polri

Sinergi lintas institusi juga mendapat perhatian dari Kapolresta Banyumas, Kombes Pol. Petrus Parningotan Silalahi. Ia menyampaikan bahwa hubungan dan koordinasi TNI-Polri di Kabupaten Banyumas selama ini berjalan dengan baik dan perlu terus dipelihara.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan berbagai unsur, bukan hanya kepolisian.

“Kami tentu berharap agar terus bersinergi dan berkolaborasi dalam setiap pelaksanaan tugas, terutama untuk menyelesaikan dan mendukung program-program pemerintah. Kita tidak dapat melakukan pekerjaan sendiri, khususnya dalam pemeliharaan Kamtibmas di Kabupaten Banyumas, tanpa bantuan dan dukungan dari teman-teman TNI,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya koordinasi yang berkelanjutan antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan maupun mendukung program pembangunan.

Soliditas kedua institusi diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan, meningkatkan respons terhadap persoalan di lapangan, serta menjaga situasi daerah tetap kondusif.

Peran Media dan Masyarakat dalam Mendukung Pengabdian TNI

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 071/Wijayakusuma juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers dan masyarakat yang turut menyampaikan informasi mengenai kegiatan positif TNI kepada publik.

Peran media dinilai penting untuk membangun komunikasi publik, memperluas akses informasi, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pelaksanaan tugas serta pengabdian TNI.

Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai kegiatan institusi negara dan berbagai upaya menjaga keamanan wilayah.

Sinergi antara TNI dan insan pers juga diharapkan mampu memperkuat keterbukaan informasi sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

HUT ke-81 TNI Jadi Momentum Memperkuat Pengabdian

Peringatan HUT ke-81 TNI bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkokoh persatuan seluruh komponen bangsa.

Kesiapsiagaan menghadapi bencana, pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakan disiplin internal, serta kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan wilayah yang aman dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Korem 071/Wijayakusuma menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

Semangat tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini: TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.

Pewarta: Nursoleh

Redaksi: Warta Indonesia News (WINews)

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close