
SERANG, WINews – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menggelar Lomba Menghias Tumpeng yang diikuti Pengurus Bhayangkari se-Daerah Banten, Polisi Wanita (Polwan) Polda Banten, serta ASN wanita di lingkungan Polda Banten.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gawe Kita Baluwarti Polda Banten, Jumat (2/10/2026). Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, kekompakan, dan kebersamaan keluarga besar Polri.
Kegiatan dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Iwan Saktiadi, jajaran Pejabat Utama Polda Banten, Pengurus Bhayangkari se-Daerah Banten, Polwan Polda Banten, serta ASN wanita Polda Banten.
Bukan Sekadar Perlombaan
Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa lomba menghias tumpeng tidak semata-mata ditujukan untuk mencari pemenang. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai kebersamaan yang penting bagi keluarga besar Polri.
“Saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Di tengah berbagai rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, lomba menghias tumpeng menghadirkan suasana yang berbeda, sederhana, hangat, namun sarat makna,” ujar Hengki.

Ia menjelaskan, tumpeng memiliki kedekatan dengan tradisi masyarakat Indonesia. Hidangan tersebut kerap hadir dalam berbagai kegiatan syukuran dan menjadi simbol rasa syukur, kebersamaan, serta harapan terhadap kebaikan.
Menurut Hengki, proses membuat dan menghias tumpeng juga membutuhkan sejumlah nilai positif, seperti kreativitas, ketelitian, kesabaran, serta kemampuan bekerja sama.
“Untuk menghasilkan sebuah tumpeng yang indah dibutuhkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, dan kerja sama yang baik. Nilai-nilai tersebut sesungguhnya mencerminkan semangat yang tumbuh dalam perjalanan Bhayangkari selama 74 tahun pengabdiannya,” jelasnya.
Dinilai Memiliki Peran Penting
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten juga menyoroti peran Bhayangkari dalam mendukung kehidupan keluarga besar Polri.
Menurutnya, Bhayangkari tidak hanya berada dalam posisi mendampingi perjalanan tugas anggota Polri, tetapi juga memiliki ruang untuk membangun keluarga yang tangguh, mengembangkan kepedulian sosial, serta menghasilkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hengki menilai kompleksitas tugas kepolisian membutuhkan dukungan keluarga yang kuat. Setiap anggota Polri yang menjalankan tugas, kata dia, juga mendapatkan dukungan dari keluarga yang memberikan pengertian, perhatian, dan kekuatan.
“Di situlah Bhayangkari memiliki peran yang sangat berarti. Kekuatan Polri tidak hanya dibangun dari profesionalisme personelnya, tetapi juga ditopang oleh keluarga yang harmonis dan lingkungan organisasi yang sehat,” ungkapnya.
Dorong Kreativitas dan Sportivitas
Kapolda Banten memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Bhayangkari yang selama ini turut mendampingi tugas dan pengabdian anggota Polri serta aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan sosial.
Ia kemudian mengajak seluruh peserta mengikuti lomba dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Hengki menegaskan, kemenangan dalam perlombaan bukan menjadi satu-satunya tujuan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana positif dan memperkuat hubungan antarpeserta.

“Tampilkan kreativitas terbaik, namun jangan menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Karena pada akhirnya keindahan tumpeng dapat dinilai oleh dewan juri, tetapi keindahan kebersamaan hanya dapat dirasakan oleh kita semua,” kata Hengki.
Semangat kebersamaan tersebut diharapkan tidak berhenti ketika perlombaan selesai. Kapolda mengajak seluruh peserta membawa nilai saling mendukung dan saling menguatkan ke dalam kehidupan organisasi maupun keluarga.
“Saling mendukung, saling menguatkan, serta bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga besar Polri dan masyarakat,” tuturnya.
Apresiasi untuk Panitia dan Dewan Juri
Kapolda Banten juga menyampaikan apresiasi kepada dewan juri yang telah bersedia memberikan penilaian secara objektif dan profesional.
Ucapan penghargaan juga disampaikan kepada panitia serta seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan kegiatan tersebut sehingga lomba dapat berlangsung dalam suasana kebersamaan.
Memasuki usia ke-74, Hengki berharap Bhayangkari semakin matang dalam menjalankan peran organisasi, semakin solid, kreatif, dan mampu menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
“Memasuki usia ke-74, semoga Bhayangkari semakin matang, solid, kreatif, serta semakin mampu menghadirkan karya-karya dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata,” harapnya.
Momentum Memperkuat Persaudaraan
Menutup sambutannya, Kapolda Banten kembali mengajak seluruh peserta menjadikan lomba menghias tumpeng sebagai ruang mempererat persaudaraan dan kebersamaan keluarga besar Bhayangkari Daerah Banten.
“Selamat berlomba, tampilkan kreativitas terbaik, junjung tinggi sportivitas, jadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan serta kebersamaan keluarga besar Bhayangkari Daerah Banten,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa aktivitas organisasi di lingkungan keluarga besar Polri dapat dikemas melalui kegiatan kreatif yang mengandung nilai budaya, kebersamaan, kerja sama, dan kepedulian sosial.
Sumber: Bidhumas Polda Banten
Pewarta: Semiran
Editor: WINews
0 Komentar