• Jelajahi

    Copyright © Warta Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    AI System Offline WINews

    Lewat TMMD, DPKH Brebes Latih Peternak Cikuya Produksi Suplemen UMMB untuk Dongkrak Kesejahteraan

    Warta Indonesia News
    19 Feb 2026, 13:40 WIB

    Brebes, wartaindonesianews.co.id – Upaya meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan peternak terus digencarkan melalui program non-fisik TNI Manunggal Membangun Desa Ke-127 Kodim 0713/Brebes.

    Salah satunya melalui pelatihan pembuatan suplemen pakan ternak Urea Molasses Multinutrient Block (UMMB) atau yang dikenal sebagai “permen” ternak, di Balai Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Kamis (19/02/2026).

    Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Satgas TMMD dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes (DPKH).

    Pelatihan tersebut menyasar anggota kelompok tani (Poktan) ternak ruminansia serta masyarakat setempat agar mampu memproduksi pakan tambahan berkualitas secara mandiri.


    Kepala Desa Cikuya, Sekod, dalam sambutannya mengajak warga untuk tidak sekadar mengikuti kegiatan secara formalitas, melainkan benar-benar memahami dan mempraktikkan ilmu yang diberikan.

    “Kami berharap materi ini tidak hanya didengarkan, tapi benar-benar dipraktikkan. Ini adalah solusi agar ternak warga tetap sehat dan bernilai jual tinggi,” ujarnya.

    Mewakili DPKH Brebes, Tri Budi Wibowo, S.PT., M.Si., memaparkan bahwa UMMB merupakan suplemen padat yang diformulasikan khusus untuk ternak ruminansia seperti sapi, kambing, dan domba.

    Produk ini sangat bermanfaat terutama saat musim kemarau, ketika kualitas dan ketersediaan hijauan pakan mulai menurun.

    “UMMB mengandung urea sebagai sumber nitrogen, molase untuk energi, serta tambahan mineral dan vitamin. Fungsinya sangat penting untuk meningkatkan nafsu makan, memperbaiki kesehatan mikroba rumen, hingga mendongkrak produksi susu dan bobot badan ternak,” jelasnya.


    Tak hanya teori, peserta juga diajak praktik langsung membuat UMMB. Tim DPKH mendemonstrasikan proses pencampuran bahan pengisi dengan molase hingga membentuk blok padat yang siap dikonsumsi ternak.

    Suasana pelatihan berlangsung interaktif, dengan banyak peserta aktif bertanya seputar solusi mengatasi malnutrisi ternak akibat pakan berkualitas rendah.

    Hadir memantau kegiatan, anggota Koramil 14/Banjarharjo, Serka Sagiman, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program TMMD tidak semata membangun infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia.

    “Dengan pelatihan ini, kami ingin peternak di Desa Cikuya lebih mandiri. Jika nutrisi ternak terjaga, maka ekonomi keluarga juga akan ikut terangkat,” pungkasnya.

    Melalui pelatihan ini, diharapkan para peternak Desa Cikuya mampu menerapkan teknologi pakan alternatif secara berkelanjutan, sehingga produktivitas ternak meningkat dan ketahanan ekonomi keluarga semakin kuat.

    Pewarta: Nur S

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar