Breaking News

Audio Reader
Speed:

BBWS Citanduy Percepat Normalisasi Sungai Dermaji Karangpucung, Warga Kini Merasa Lebih Aman dari Ancaman Banjir




CILACAP, WINews, Upaya pengendalian banjir dan penguatan infrastruktur sungai di wilayah Kabupaten Cilacap kembali menunjukkan hasil positif. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy terus mempercepat pekerjaan normalisasi Sungai Dermaji di Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, yang hingga Senin (11/5/2026) telah memasuki tahap akhir pengerjaan dan hampir selesai sepenuhnya.

Program strategis ini menjadi bentuk nyata komitmen BBWS Citanduy dalam menjaga fungsi sungai, mengurangi risiko bencana, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

Kegiatan normalisasi tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Karangpucung serta sambutan hangat dari masyarakat yang selama bertahun-tahun hidup dalam kekhawatiran akibat ancaman banjir dan longsor tebing sungai.

Sungai Dermaji Jadi Prioritas Penanganan BBWS Citanduy

Sungai Dermaji di Kecamatan Karangpucung berada di bawah pengelolaan langsung BBWS Citanduy sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum. Wilayah kerja BBWS Citanduy mencakup pengelolaan sungai di Jawa Tengah dan Jawa Barat, termasuk sejumlah aliran sungai strategis di Kabupaten Cilacap.

Dalam pelaksanaannya, tim teknis BBWS Citanduy melakukan berbagai pekerjaan besar, mulai dari pengerukan sedimentasi, pendalaman dasar sungai, pelebaran aliran, pelurusan jalur sungai, hingga pembersihan material sampah yang selama ini menghambat kelancaran arus air.

Hasilnya mulai dirasakan masyarakat. Kondisi aliran Sungai Dermaji kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Debit air menjadi lebih lancar, risiko luapan saat hujan deras menurun, dan struktur aliran sungai kembali tertata sesuai standar teknis pengelolaan sumber daya air.

Penguatan Tebing Sungai dengan Bronjong Berkualitas Tinggi

Tidak hanya fokus pada normalisasi aliran, BBWS Citanduy juga telah menyiapkan rencana lanjutan berupa pemasangan bronjong di sepanjang tebing Sungai Dermaji. Langkah ini dilakukan untuk mencegah erosi dan longsor yang berpotensi mengancam permukiman warga.

Rencana tersebut meliputi penggantian konstruksi yang dinilai kurang kuat, penambahan panjang bronjong di titik rawan longsor, hingga peningkatan kualitas material menggunakan anyaman kawat tahan karat dengan standar konstruksi tinggi.

Selain Sungai Cikondang, penguatan infrastruktur serupa juga direncanakan dilakukan pada anak sungai di sekitar wilayah Karangpucung, termasuk Sungai Cirajayu dan saluran air lain yang terhubung langsung ke sistem aliran utama.

Kepala Seksi Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air BBWS Citanduy menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang pemerintah dalam menciptakan keamanan wilayah dan mendukung sektor pertanian masyarakat.

“Normalisasi ini adalah langkah awal pelayanan kami kepada masyarakat. Selanjutnya, penguatan tebing dengan bronjong akan menjadi prioritas agar manfaatnya dapat bertahan dalam jangka panjang. Kami ingin Sungai Dermaji tidak lagi menjadi sumber ancaman, tetapi menjadi penopang kehidupan dan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Pemerintah Desa Karangpucung Beri Dukungan Penuh

Pemerintah Desa Karangpucung menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian BBWS Citanduy terhadap kondisi lingkungan dan keselamatan warga desa.

Menurut perwakilan pemerintah desa, pembangunan tersebut menjadi harapan besar masyarakat yang selama ini menghadapi ancaman banjir musiman dan longsor di sekitar bantaran sungai.


“Kami sangat bersyukur dan bangga karena pemerintah benar-benar hadir untuk masyarakat. Seluruh tahapan pekerjaan kami dukung penuh karena manfaatnya sangat besar bagi keselamatan dan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Pemerintah desa juga berperan aktif dalam mendukung kelancaran proyek, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, pendataan kebutuhan lapangan, hingga membantu pengamanan lokasi pekerjaan.
Warga Pinggir Sungai Kini Lebih Tenang

Perubahan kondisi Sungai Dermaji membawa dampak psikologis yang besar bagi masyarakat sekitar. Warga yang sebelumnya hidup dalam rasa cemas setiap musim hujan kini mulai merasakan ketenangan.

Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya normalisasi sungai yang dinilai mampu mengurangi risiko luapan air dan ancaman longsor di sekitar permukiman.

“Dulu kami selalu khawatir saat hujan deras turun. Sekarang aliran sungai jauh lebih baik dan kami merasa lebih aman. Terima kasih kepada BBWS Citanduy dan Pemerintah Desa Karangpucung yang sudah memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujar salah satu warga.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan

Keberhasilan proyek normalisasi Sungai Dermaji dinilai tidak lepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di wilayah Karangpucung.

BBWS Citanduy memastikan seluruh tahapan pekerjaan akan terus diawasi secara ketat agar kualitas konstruksi tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Dengan hampir rampungnya proyek normalisasi ini, masyarakat Karangpucung kini menaruh harapan besar agar Sungai Dermaji dapat menjadi sumber kehidupan yang aman, produktif, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Pewarta : Marzuki Wiyono

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close