PONOROGO, WINews -- Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun 2026 di Kabupaten Ponorogo mulai menunjukkan hasil nyata. Salah satu dari empat titik pembangunan jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Bungkal resmi selesai dibangun pada Sabtu (09/05/2026).
Jembatan yang menghubungkan Desa Belang dan Desa Bungkal tersebut menjadi simbol kemajuan infrastruktur pedesaan sekaligus jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan efisien.
Keberhasilan pembangunan ini tidak terlepas dari sinergi antara anggota Kodim 0802/Ponorogo, pemerintah desa, perangkat kecamatan, serta masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan proyek strategis tersebut.
Warga Rasakan Manfaat Nyata Jembatan Baru
Rampungnya Jembatan Perintis Garuda disambut antusias warga dari kedua desa. Selama bertahun-tahun, masyarakat harus menghadapi keterbatasan akses yang cukup menyulitkan aktivitas harian, terutama saat musim hujan.
Kini, kehadiran jembatan tersebut membawa harapan baru bagi warga, khususnya dalam mendukung mobilitas pelajar, petani, hingga pelaku usaha kecil di wilayah pedesaan.
Imam Basori, warga Desa Belang yang juga menjabat Ketua RT, mengaku sangat bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, akses baru ini menjadi solusi penting bagi masyarakat yang selama ini mengalami keterisolasian.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden,” ungkap Imam Basori dengan penuh haru.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan sangat membantu anak-anak sekolah karena jarak tempuh menjadi lebih dekat dan aman. Selain itu, para petani juga semakin mudah membawa hasil pertanian menuju pusat distribusi maupun pasar.
“Kalau anak-anak sekolah mau berangkat atau pulang sekarang jauh lebih mudah. Petani dan warga lainnya juga sangat terbantu,” tambahnya.
Pemerintah Desa Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat
Kepala Desa Bungkal, Sapto Priyono, turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian terhadap pembangunan wilayah pelosok di Ponorogo.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemerataan pembangunan infrastruktur.
“Atas nama warga Desa Bungkal, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo Subianto atas pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta membuka peluang pertumbuhan sektor pertanian dan perdagangan desa.
Progres Tiga Titik Jembatan Lain Masih Dikebut
Sementara itu, tiga titik pembangunan Jembatan Perintis Garuda lainnya di Kabupaten Ponorogo hingga kini masih dalam tahap penyelesaian dengan progres yang terus meningkat.
Berikut perkembangan terbaru pembangunan jembatan lainnya:
- Dukuh Glagahan, Desa Maguan, Kecamatan Sambit mencapai progres 98,93 persen.
- Dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon mencapai progres 84,39 persen.
- Dukuh Gagakan, Desa Ngloning, Kecamatan Slahung mencapai progres 70,18 persen.
Pemerintah bersama seluruh pihak terkait terus mempercepat pengerjaan agar seluruh jembatan dapat segera dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Infrastruktur Desa Jadi Kunci Pemerataan Pembangunan
Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bagian penting dalam mendukung pemerataan pembangunan nasional hingga ke wilayah pedesaan. Infrastruktur yang memadai dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, hingga memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan selesainya pembangunan jembatan di Kecamatan Bungkal, masyarakat kini memiliki akses yang lebih layak untuk menunjang aktivitas pendidikan, sosial, dan ekonomi sehari-hari.
Pewarta:Muh Nurcholis)



0 Komentar