Foto: Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Supriyanto saat melakukan kunjungan kerja di Gudang BULOG Geneng, Kabupaten Ngawi.
NGAWI, WINews – Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Supriyanto, melakukan kunjungan kerja ke Gudang BULOG Geneng, Kabupaten Ngawi, Selasa (12/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan cadangan pangan nasional sekaligus memantau penyerapan gabah petani di wilayah Madiun Raya.
Dalam agenda tersebut, Supriyanto meninjau secara langsung kondisi gudang penyimpanan, proses distribusi pangan, hingga mekanisme penyerapan hasil panen petani yang dijalankan Perum BULOG Kantor Cabang Madiun. Wilayah kerja BULOG Madiun sendiri mencakup Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi pangan strategis di Jawa Timur.
Penyerapan Gabah BULOG Madiun Capai 61 Persen
Supriyanto memberikan apresiasi terhadap kinerja BULOG Madiun yang dinilai mampu menjaga stabilitas penyerapan gabah petani di tengah musim panen raya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator positif dalam mendukung target swasembada pangan nasional.
Berdasarkan data infografis BULOG per 11 Mei 2026, total stok pangan yang dikuasai di wilayah Madiun Raya mencapai sekitar 95 ribu ton. Jumlah tersebut terdiri atas gabah, beras, jagung, gula, minyak goreng, dan berbagai komoditas pangan strategis lainnya.
Sementara itu, realisasi penyerapan gabah dan beras tercatat mencapai 47 ribu ton setara beras atau sekitar 61 persen dari target tahunan sebesar 77 ribu ton. BULOG optimistis sisa target sebesar 30 ribu ton dapat terpenuhi dalam beberapa bulan mendatang seiring berlanjutnya masa panen.
Kapasitas Gudang Diperluas untuk Menampung Hasil Panen
Melimpahnya hasil panen petani di wilayah Ngawi dan Madiun mendorong BULOG melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan seluruh hasil panen dapat terserap secara optimal.
Saat ini, BULOG Madiun mengoperasikan empat kompleks pergudangan dengan total kapasitas mencapai 75.500 ton. Selain memaksimalkan kapasitas gudang yang tersedia, BULOG juga melakukan ekspansi melalui penyewaan gudang tambahan dan kerja sama jasa pergudangan.
Pihak manajemen BULOG menyatakan optimistis target penyerapan gabah dan beras tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal.
“Kami optimistis target penyerapan gabah dan beras tahun 2026 dapat tercapai 100 persen. Selain mengoptimalkan gudang milik sendiri, kami juga menambah kapasitas melalui sewa gudang dan kerja sama jasa pergudangan,” ujar pihak Manajemen BULOG.
Ngawi dan Madiun Dinilai Strategis untuk Swasembada Beras
Menurut Supriyanto, kondisi stok pangan yang melimpah di Gudang Geneng menjadi sinyal positif bagi kesiapan Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menilai daerah seperti Ngawi dan Madiun memiliki posisi penting sebagai lumbung pangan nasional.
“Stok pangan di Gudang Geneng menunjukkan bahwa daerah lumbung pangan seperti Ngawi dan Madiun memiliki kontribusi besar dalam mendukung target swasembada beras nasional,” kata Supriyanto.
Ia juga menegaskan bahwa Fraksi Gerindra DPR RI akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar distribusi pangan berjalan lancar serta menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Pemerintah
Program swasembada pangan menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Selain menjaga stabilitas stok beras, pemerintah juga terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian, modernisasi alat pertanian, dan optimalisasi penyerapan hasil panen petani melalui BULOG.
Dengan tingginya serapan gabah di wilayah Ngawi dan Madiun, diharapkan kesejahteraan petani dapat terus meningkat sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional dalam menghadapi tantangan global di sektor pangan.
Pewarta: Muh Nurcholis
0 Komentar