Breaking News

Audio Reader
Speed:

Apresiasi Imam Masjid di Ponorogo, Anggota DPRD Jatim Suli Da'im Serahkan Uang Kehormatan Rp2,5 Juta kepada 25 Imam




PONOROGO, WINews - Komitmen dalam memperkuat kehidupan keagamaan dan membangun karakter masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung para tokoh agama. Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX, Dr. H. Suli Da'im, M.M., secara simbolis menyerahkan Uang Kehormatan Imam Masjid kepada 25 imam masjid di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (25/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing imam menerima uang kehormatan sebesar Rp2.500.000 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membina umat dan menjaga kehidupan religius di tengah masyarakat. Para penerima berasal dari Kecamatan Bungkal, Ngrayun, Siman, dan Balong, wilayah yang selama ini dikenal memiliki aktivitas keagamaan yang aktif.

Bentuk Penghormatan atas Pengabdian Imam Masjid

Di hadapan para tokoh agama dan masyarakat yang hadir, Suli Da'im menegaskan bahwa imam masjid memiliki posisi yang sangat strategis dalam kehidupan sosial maupun keagamaan. Menurutnya, imam tidak hanya bertugas memimpin salat berjamaah, tetapi juga menjadi pendidik, pembimbing moral, penyejuk umat, serta teladan dalam membangun kehidupan yang harmonis.

"Para imam masjid adalah sosok yang setiap hari mengajarkan kebaikan, memperkuat akhlak masyarakat, dan menjadi teladan dalam kehidupan beragama. Sudah sepatutnya mereka mendapatkan perhatian dan penghargaan atas pengabdian yang selama ini diberikan dengan penuh keikhlasan," ujar Suli Da'im.

Ia menambahkan bahwa keberadaan imam masjid menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta membangun masyarakat yang berkarakter di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.

Investasi Sosial untuk Membangun SDM Berkarakter

Politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur tersebut menilai bahwa pemberian uang kehormatan bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi sosial yang memiliki dampak jangka panjang bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak cukup diukur dari pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi semata. Pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas, religius, dan berakhlak mulia juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera.

"Perhatian kepada imam masjid adalah bagian dari investasi sosial. Ketika para imam terus semangat membina umat, masyarakat akan memiliki fondasi moral yang kuat. Inilah modal utama dalam membangun daerah yang maju sekaligus berkeadaban," jelasnya.

Komitmen Mengawal Aspirasi Tokoh Agama

Sebagai wakil rakyat dari Dapil IX Jawa Timur yang meliputi Kabupaten Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi, Suli Da'im menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, termasuk memberikan perhatian kepada para tokoh agama yang selama ini berperan menjaga kerukunan dan stabilitas sosial.

Ia berharap program penghargaan bagi imam masjid dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan keagamaan hingga tingkat desa.

«"Kami ingin kehadiran wakil rakyat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya hadir ketika membahas kebijakan di parlemen, tetapi juga hadir memberikan perhatian kepada mereka yang selama ini mengabdi dengan tulus," tegasnya.»

Disambut Antusias Para Imam Masjid

Suasana penyerahan uang kehormatan berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat rasa syukur. Para imam masjid yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada mereka.

Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut sebagai bentuk dukungan terhadap para tokoh agama yang selama ini mengabdikan diri dalam membina kehidupan spiritual masyarakat.

Program ini dinilai tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga menjadi simbol penghargaan negara melalui wakil rakyat kepada para pemimpin keagamaan yang berkontribusi menjaga nilai-nilai moral, persatuan, dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Dengan langkah nyata tersebut, Suli Da'im kembali menegaskan bahwa politik seharusnya diwujudkan melalui pelayanan kepada masyarakat, keberpihakan terhadap kepentingan umat, serta upaya membangun Jawa Timur yang maju secara ekonomi, kuat dalam nilai-nilai religius, dan berlandaskan kemanusiaan.

Pewarta: Muh Nurcholis

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close