PANGANDARAN, WINews - Bupati Pangandaran . Citra Pitriyami, S.H. menggelar pertemuan bersama masyarakat dan pengurus Serikat Petani Pasundan (SPP) OTL Cisodong pada Rabu (22/7/2026) pukul 09.00 WIB.
Pertemuan tersebut membahas situasi sosial yang berkembang terkait dinamika antara masyarakat, kelompok petani, dan pihak perkebunan yang menjadi perhatian publik.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pangandaran . Citra Pitriyami, S.H. mengajak seluruh pihak untuk menjaga ketenangan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar, khususnya di media sosial. Ia mengingatkan agar masyarakat tetap mengedepankan komunikasi dan tidak terprovokasi oleh isu yang dapat memperkeruh keadaan.
“SPP jangan mudah terprovokasi oleh pihak luar maupun kondisi yang sedang ramai di media sosial. Semua pihak harus saling menjaga agar situasi tetap aman dan kondusif,” pesan Bupati dalam pertemuan tersebut.
Bupati juga mengingatkan agar tidak terjadi upaya memecah belah antara masyarakat dengan para pekerja kebun. Menurutnya, para karyawan perkebunan juga merupakan bagian dari masyarakat yang sama-sama mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Ia menilai persoalan utama harus dilihat secara objektif, termasuk terkait kesejahteraan para pekerja kebun yang perlu menjadi perhatian bersama.
“Jangan sampai kita terpecah dan terjadi adu domba antara masyarakat dengan karyawan kebun. Mereka juga masyarakat yang sedang mencari nafkah, namun persoalan kesejahteraan juga harus menjadi perhatian,” ujar Bupati.

Pemkab Pangandaran Siapkan Tim Terpadu
Untuk menindaklanjuti kondisi konflik sosial yang berkembang, Bupati Pangandaran menyampaikan akan segera melakukan komunikasi dengan tim terpadu serta berkonsultasi dengan jajaran pengurus SPP tingkat pusat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencari solusi terbaik agar persoalan yang terjadi dapat diselesaikan melalui jalur dialog dan musyawarah.
Bupati juga menyampaikan rencana untuk turun langsung ke lapangan pada Minggu mendatang guna melihat kondisi sosial masyarakat secara langsung. Kehadiran pemerintah daerah di lapangan diharapkan dapat memberikan gambaran nyata terkait situasi yang berkembang sekaligus mencegah munculnya isu-isu yang dapat memperbesar konflik.
Upaya Mediasi Masyarakat dan Karyawan Perkebunan
Selain melakukan pemantauan langsung, Bupati Pangandaran juga berencana memfasilitasi mediasi antara anggota SPP dengan masyarakat yang bekerja sebagai karyawan kebun.
Langkah mediasi tersebut bertujuan agar persoalan yang terjadi tidak berkembang menjadi konflik horizontal antarwarga, mengingat kedua pihak memiliki hubungan sosial sebagai bagian dari masyarakat Pangandaran.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa penyelesaian permasalahan harus dilakukan secara bijaksana dengan mengutamakan kepentingan masyarakat luas, keamanan wilayah, serta menjaga hubungan sosial tetap harmonis.
Pemkab Akan Libatkan BPN dan Tim Terkait Bahas PTPN
Terkait persoalan dengan pihak PTPN, Bupati Pangandaran menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera mengumpulkan tim terpadu yang melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Koordinasi tersebut dilakukan untuk membahas persoalan secara menyeluruh dan mencari jalan keluar sesuai aturan serta ketentuan yang berlaku.
Dengan langkah komunikasi, koordinasi, dan mediasi yang dilakukan pemerintah daerah, diharapkan situasi di wilayah Cisodong dapat kembali kondusif serta menghasilkan solusi yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak.
Pewarta: Nurzaman

0 Komentar