BANJARNEGARA, WINews – Respons cepat dan kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan kembali ditunjukkan jajaran Polsek Punggelan. Petugas bergerak sigap setelah menerima laporan warga terkait sebuah truk bermuatan berat yang mengalami kendala tidak mampu menanjak di jalur ekstrem Tanjakan Menggora, Desa Sidarata, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (21/07/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Kondisi truk yang kehilangan tenaga saat melintasi tanjakan sempat menghambat perjalanan kendaraan lain dan berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan di sekitarnya.
Mendapat informasi dari masyarakat, Kapolsek Punggelan AKP Harun Nurosid, S.H., M.M., langsung mengambil langkah cepat dengan memerintahkan personelnya turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses evakuasi kendaraan.
“Setelah mendapat pesan WhatsApp dari warga, saya langsung memerintahkan anggota untuk membantu evakuasi truk yang mengalami tidak kuat menanjak di Tanjakan Menggora,” ujar AKP Harun Nurosid melalui pesan WhatsApp.

Sinergi Polisi dan Warga Berhasil Evakuasi Truk
Dalam proses evakuasi, anggota Polsek Punggelan bersama warga sekitar serta sejumlah sopir kendaraan lain bahu-membahu membantu agar truk dapat kembali bergerak. Berkat kerja sama dan kepedulian bersama, kendaraan bermuatan berat tersebut akhirnya berhasil diderek hingga dapat melewati tanjakan dengan aman.
Kapolsek Punggelan mengapresiasi peran masyarakat dan pengguna jalan yang turut membantu proses evakuasi. Menurutnya, kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan serta kelancaran lalu lintas.
Selain melakukan penanganan di lokasi, Polsek Punggelan juga memberikan imbauan kepada para pengemudi kendaraan angkutan barang agar selalu memperhatikan aspek keselamatan sebelum melakukan perjalanan.

Polisi Ingatkan Bahaya Muatan Berlebih di Jalur Ekstrem
AKP Harun Nurosid mengingatkan para sopir dan pemilik armada untuk memperhitungkan kesesuaian antara kapasitas muatan, kondisi kendaraan, serta karakteristik medan jalan yang akan dilalui.
“Kami mengimbau kepada para sopir maupun armada agar memperhitungkan antara muatan, kondisi jalan, dan kendaraan. Hal tersebut penting untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan,” tegasnya.
Ia menambahkan, kendaraan dengan muatan berlebihan tidak hanya berisiko terhadap pengemudi, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya, terutama pada jalur dengan medan tanjakan curam dan ekstrem.

Sopir Akui Muatan Berlebih dan Belum Mengenal Medan Jalan
Sementara itu, pengemudi truk yang tidak ingin disebutkan namanya mengakui bahwa kendaraan yang dikemudikannya membawa muatan melebihi kondisi ideal. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti karakter medan jalan di wilayah tersebut.
“Saya mengakui muatannya berlebihan dan saya tidak tahu persis medan jalan ini. Ternyata tanjakannya sangat ekstrem,” ungkapnya.
Ia juga memberikan pesan kepada para pengemudi lain agar lebih berhati-hati ketika melintas di jalur Tanjakan Menggora.
“Kepada rekan-rekan semua, jika melewati jalan ini jangan berlebihan muatannya, karena jalannya sangat ekstrem dan berbahaya. Kita harus selalu berhati-hati,” pungkasnya.
Kejadian tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna kendaraan, khususnya armada angkutan berat, agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi batas muatan, serta memahami kondisi medan perjalanan sebelum berkendara.
Pewarta: Nursoleh

0 Komentar