Breaking News

Audio Reader
Speed:

Kepala Desa Tayem Kamsir Tetap Fokus Bangun Infrastruktur dan Jalan Usaha Tani Jelang Pensiun


CILACAP, WINews - Di tengah masa jabatan yang akan segera berakhir, Kepala Desa Tayem, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Kamsir, tetap menunjukkan komitmennya dalam membangun desa. Semangat pengabdian yang telah dijalani selama dua dekade itu tercermin dari berbagai program pembangunan yang terus berjalan, terutama peningkatan infrastruktur desa dan pembangunan jalan usaha tani demi mendukung kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kamsir saat menerima silaturahmi sekaligus wawancara khusus dengan tim WINews di ruang kerjanya, Jumat (31/7/2026). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, membahas capaian pembangunan desa, tantangan yang dihadapi, hingga harapan menjelang akhir masa kepemimpinannya.

Pembangunan Desa Tetap Berjalan Meski Minim Bantuan Pusat

Dalam kesempatan tersebut, Kamsir menjelaskan bahwa pembangunan di Desa Tayem tetap dilaksanakan sesuai kemampuan anggaran desa. Hingga saat ini, belum terdapat proyek pembangunan yang bersumber dari pemerintah pusat.

"Untuk bantuan proyek dari pusat saat ini belum ada. Yang berjalan hanya kegiatan normalisasi di dua titik," ujarnya.

Meski demikian, Pemerintah Desa Tayem tetap berupaya mengoptimalkan penggunaan Dana Desa dan sumber daya yang tersedia agar pembangunan tidak terhenti. Selain pembangunan fisik, pemerintah desa juga terus memperkuat sistem keamanan lingkungan guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Jalan Usaha Tani Jadi Prioritas Tingkatkan Ekonomi Petani

Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan jalan usaha tani menuju kawasan pertanian hingga area hutan. Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting karena menjadi jalur utama distribusi hasil panen warga.

Menurut Kamsir, akses jalan yang baik akan mempercepat mobilitas petani, mengurangi biaya angkut hasil pertanian, serta meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

"Jalan usaha tani ini kami bangun agar petani dapat membawa hasil bumi dengan mudah dan lancar," jelasnya.

Pembangunan jalan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dengan nilai sekitar Rp50 juta. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama sebagian besar warga Desa Tayem.

Dua Dekade Mengabdi untuk Desa Tayem

Kamsir mengungkapkan bahwa berdasarkan data kependudukan, usianya kini telah mencapai 63 tahun. Tahun depan dirinya akan mengakhiri masa tugas sebagai Kepala Desa setelah mengabdi selama kurang lebih 20 tahun.

Selama dua dekade memimpin, berbagai perubahan pembangunan telah dilakukan, mulai dari peningkatan infrastruktur desa, pelayanan kepada masyarakat, hingga pemberdayaan sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi lokal.

Pengalaman panjang tersebut menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Desa Tayem menuju desa yang lebih maju dan mandiri.

Tetap Bekerja Maksimal Hingga Hari Terakhir Menjabat

Meski masa pensiun semakin dekat, Kamsir menegaskan dirinya tetap ingin menyelesaikan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan.

"Saya ingin meninggalkan jejak yang bermanfaat. Sebelum purna tugas, saya pastikan jalan usaha tani ini selesai dan dapat dimanfaatkan warga dengan baik," ungkapnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan komitmennya untuk menuntaskan amanah sebagai kepala desa hingga akhir masa jabatan.

Infrastruktur Desa Menjadi Investasi Masa Depan

Pembangunan infrastruktur pedesaan, khususnya jalan usaha tani, memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Akses transportasi yang lebih baik akan mempermudah distribusi hasil panen, menekan biaya operasional petani, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi desa.

Langkah yang dilakukan Pemerintah Desa Tayem diharapkan dapat menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Dengan semangat pengabdian yang tetap menyala hingga penghujung masa jabatan, Kamsir menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar menjalankan administrasi pemerintahan, melainkan menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.

Pewarta: Marjuki Wiyono / Rifal

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close