
Banjarnegara, WINews – Suasana penuh haru dan kebersamaan mewarnai kegiatan sosial Majelis Ta’lim Ataqwa Desa Bandingan, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, pada Sabtu (04/07/2026). Dalam kegiatan tersebut, majelis berhasil menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim/piatu dan kaum dhuafa yang berasal dari lingkungan setempat.
Tercatat sebanyak 46 anak yatim/piatu serta 75 kaum dhuafa dan 1 guru ngaji menerima bantuan dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Muharram dan Sya’ban, dengan lokasi yang bergiliran di tiap kadus.
Ketua Majelis Ta’lim Ataqwa, Ustadzah Tulimah, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan wujud kepedulian sosial yang telah lama dijalankan dan terus konsisten dilakukan berkat dukungan para donatur serta kaum aghniya (orang-orang mampu).

“Alhamdulillah kegiatan santunan ini sudah sering kami lakukan. Setiap tahun dilaksanakan dua kali, dan dana berasal dari para donatur serta masyarakat yang peduli,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
“Kami hanya bisa mendoakan semoga seluruh donatur dan warga Desa Bandingan diberikan keberkahan, dimudahkan rezekinya, dan senantiasa diberi keimanan hingga akhir hayat,” tambahnya.

Kepala Desa Bandingan, Wahito Prasetyo, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Ia menilai kegiatan santunan ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada panitia dan Majelis Ta’lim Ataqwa yang telah menggelar santunan serta pengajian dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1447 H,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Achmad Gunanto dari Desa Karangsari, Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga, mengajak jamaah untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

“Kita harus selalu berbagi, karena di dalam rezeki kita ada hak orang lain. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadikan Desa Bandingan semakin aman, nyaman, dan sejahtera,” tuturnya.
Berdasarkan data panitia, total dana santunan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp64.100.000, dengan rincian bantuan untuk anak yatim, dhuafa, dan guru ngaji.
Kegiatan ditutup dengan lantunan sholawat bersama yang menambah suasana haru sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam acara tersebut. Seluruh rangkaian berjalan lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan.
Pewarta: Nursoleh/Wawan Guritno
0 Komentar