Breaking News

Audio Reader
Speed:

Mutu Beton Terjaga, Proyek Optimasi Lahan Non Rawa Gandrungmanis Cilacap Berjalan Sesuai Standar Teknis




CILACAP, WINews - Pelaksanaan Proyek Optimasi Lahan Non Rawa di Desa Gandrungmanis, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, terus menunjukkan progres positif. Berdasarkan pemantauan langsung tim awak media Pena Tipikor Indonesia bersama sejumlah rekan media di lokasi pekerjaan, proses pembangunan berjalan tertib, mengutamakan kualitas, serta mengacu pada standar teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.

Dalam peninjauan lapangan, terlihat para pekerja melaksanakan tahapan pekerjaan dengan memperhatikan aspek mutu konstruksi. Mulai dari proses pencampuran material beton, persiapan area pengecoran, hingga tahap pemadatan dilakukan secara cermat untuk memastikan struktur bangunan memiliki kekuatan dan daya tahan yang optimal.

Tim media menemukan proses pembuatan adukan semen dilakukan dengan komposisi yang sesuai, sehingga menghasilkan campuran beton yang padat dan berkualitas. Selain itu, metode pemadatan menggunakan cucuk bambu juga diterapkan untuk mengurangi rongga udara di dalam beton yang dapat berpengaruh terhadap kekuatan struktur dalam jangka panjang.

Sebelum pengecoran dilakukan, pihak pelaksana terlebih dahulu membuat lantai kerja (lean concrete) sebagai dasar konstruksi. Langkah tersebut bertujuan menciptakan permukaan kerja yang rata, menjaga beton tidak langsung bersentuhan dengan tanah, serta membantu memastikan hasil pengecoran sesuai dengan spesifikasi teknis yang direncanakan.

“Kami melihat langsung pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Mulai dari persiapan lantai kerja, komposisi campuran beton, hingga proses pemadatan dilakukan dengan baik dan mengikuti spesifikasi teknis atau bestek. Ini menunjukkan adanya keseriusan dalam menjaga kualitas hasil pembangunan,” ujar perwakilan tim Media Pena Tipikor Indonesia saat melakukan pemantauan.

Kelompok Tani Apresiasi Pekerjaan Berkualitas

Ketua Kelompok Tani Sri Rejeki, Saiman, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dinilai memperhatikan kualitas konstruksi. Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendukung pertanian yang dikerjakan dengan standar yang baik akan memberikan manfaat besar bagi petani.

“Kami sangat bersyukur melihat pekerjaan dilakukan dengan benar. Dari persiapan dasar, campuran material, sampai pemadatan beton diperhatikan. Harapannya saluran irigasi dan bangunan pendukung ini nantinya mampu bertahan lama dan membantu kelancaran pertanian warga,” ungkap Saiman.

Pembangunan infrastruktur irigasi dalam program optimasi lahan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas sektor pertanian. Dengan pengelolaan air yang lebih baik, lahan pertanian diharapkan mampu memberikan hasil maksimal serta meningkatkan kesejahteraan petani setempat.

Harapan Warga: Akses Jalan Pertanian Segera Diperhatikan

Meski memberikan apresiasi terhadap kualitas pekerjaan yang sedang berjalan, warga dan kelompok tani juga berharap adanya perhatian terhadap kondisi akses jalan menuju lokasi proyek.

Jalan yang saat ini mengalami kerusakan, ditumbuhi rumput liar, serta berada di sekitar aliran sungai dinilai perlu mendapatkan perbaikan agar mendukung mobilitas kendaraan pengangkut material maupun distribusi hasil pertanian ke depan.

Namun, untuk pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung, hasil pemantauan lapangan menunjukkan proses pengerjaan berjalan sesuai standar mutu yang diharapkan.

Mendukung Produktivitas 100 Hektare Lahan Pertanian

Proyek Optimasi Lahan Non Rawa Desa Gandrungmanis dengan nilai anggaran sekitar Rp460 juta tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang mengelola sekitar 100 hektare lahan pertanian.

Dengan pembangunan infrastruktur pendukung yang berkualitas, optimalisasi lahan pertanian tidak hanya meningkatkan produktivitas hasil panen, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kata Mutiara:

"Dasar yang kokoh, campuran yang tepat, dan kerja yang teliti menjadi pondasi utama terciptanya hasil pembangunan yang berkualitas serta bermanfaat dalam jangka panjang."

Pewarta: Marjuki Wiyono

Media WINews bersama Tim Media Cilacap Barat melaporkan.

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close