
JERUKLEGI, WINews - (25 Juli 2026) Pembangunan Irigasi Pompaan (Irpom) di RT 03/RW 02, Dusun Cikorol, Desa Brebeg, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, mendapat apresiasi dari masyarakat setelah dinilai memiliki kualitas konstruksi yang baik dan berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Tiga awak media, Marjuki Wiyono, Rifal, dan Aldi Giyatno Katir, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek guna melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan kondisi pembangunan di lapangan.
Terletak di kawasan perbukitan yang dikelilingi hamparan kebun singkong, pepohonan jati, waru, albizia, serta area persawahan warga, proyek irigasi ini diproyeksikan mampu mengairi sekitar 5 hektare lahan pertanian, sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat setempat.

Konstruksi Dinilai Rapi dan Berkualitas
Dalam peninjauan tersebut, Aldi Giyatno Katir melakukan pengamatan terhadap sejumlah aspek teknis pembangunan, mulai dari struktur pondasi hingga material yang digunakan.
Menurut hasil pengamatan di lapangan, pekerjaan konstruksi terlihat dikerjakan secara sistematis. Rangka besi berdiameter 13 milimeter dipasang dengan susunan yang rapi sebelum proses pengecoran bak penampung dilakukan. Selain itu, bekisting dibangun menggunakan kombinasi papan bambu, triplek setebal sekitar 1 sentimeter, kaso, serta penyangga bambu yang dipasang di berbagai sisi guna menjaga kestabilan struktur saat proses pengecoran berlangsung.
"Saya melihat pekerjaan ini dilakukan dengan cukup rapi dan teliti. Dari sisi konstruksi, material yang digunakan juga tampak dipasang dengan baik sesuai tahapan pekerjaan di lapangan," ujar Aldi Giyatno Katir usai melakukan peninjauan.

Progres Pembangunan Capai Sekitar 50 Persen
Berdasarkan kondisi terkini di lapangan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 50 persen. Tahapan berikutnya meliputi penyelesaian pengecoran, pembangunan jaringan saluran, hingga pemasangan mesin penggerak pompa.
Sistem pompa direncanakan menggunakan teknologi yang mendukung efisiensi operasional, termasuk opsi pemanfaatan tenaga surya maupun sistem pompa otomatis, sehingga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan listrik konvensional serta menekan biaya operasional kelompok tani.
Keberadaan irigasi tersebut diperkirakan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani melalui peningkatan ketersediaan air pada musim tanam maupun musim kemarau.

Kelompok Tani Sampaikan Aspirasi Perbaikan Jalan Desa
Di sela kunjungan, Ketua Kelompok Tani, Bapak Saring, didampingi Bapak Sanam selaku pengawas lapangan, menyampaikan apresiasi atas pembangunan irigasi yang sedang berlangsung. Namun, mereka juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan menuju lokasi pertanian.
Menurut mereka, jalan desa sepanjang lebih dari satu kilometer yang menghubungkan Dusun Cikorol dengan wilayah Jeruklegi Kulon saat ini masih membutuhkan perbaikan agar aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian dapat berjalan lebih lancar.
"Jalan ini menjadi akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil panen padi, singkong, maupun kebutuhan sehari-hari. Kami berharap pemerintah dapat membantu memperbaikinya agar manfaat pembangunan irigasi semakin optimal," ungkap Bapak Saring.

Infrastruktur Pendukung Dinilai Penting bagi Peningkatan Ekonomi Desa
Warga berharap perbaikan jalan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama melalui instansi terkait, sehingga pembangunan sektor pertanian tidak hanya berhenti pada penyediaan sarana irigasi, tetapi juga didukung akses transportasi yang memadai.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, biaya distribusi hasil panen dapat ditekan, mobilitas petani menjadi lebih mudah, serta aktivitas ekonomi masyarakat di pedesaan berpotensi meningkat.
Pembangunan irigasi dan peningkatan kualitas jalan diyakini akan menjadi kombinasi penting dalam mendukung produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Brebeg secara berkelanjutan.
Pewarta: Marjuki Wiyono
0 Komentar