Breaking News

Audio Reader
Speed:

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Banjarnegara Dongkrak Omzet UMKM, Pedagang Raup Rezeki Berlipat


BANJARNEGARA, WINews- Gelaran nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina bukan hanya menjadi pesta bagi para pecinta sepak bola di Kabupaten Banjarnegara, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat. Ribuan warga yang memadati Gedung Kuliner Banjarnegara sejak Minggu siang hingga Senin pagi (19-20 Juli 2026) menciptakan lonjakan transaksi yang membawa keuntungan nyata bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan yang dikemas dengan berbagai acara pendukung tersebut menjadikan Gedung Kuliner Banjarnegara dipenuhi pengunjung dari berbagai kalangan. Ramainya masyarakat yang hadir berdampak langsung pada meningkatnya penjualan makanan, minuman, hingga aneka jajanan yang dijajakan para pedagang.

Fenomena ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan kegiatan publik berbasis olahraga memiliki nilai strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal. Tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menciptakan peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pedagang Rasakan Lonjakan Penjualan

Salah seorang pedagang, Sundari, mengaku bersyukur karena omzet penjualannya meningkat signifikan selama berlangsungnya nobar.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan lebih banyak pembeli, tetapi juga memperkenalkan Gedung Kuliner Banjarnegara kepada masyarakat yang sebelumnya belum pernah berkunjung.

"Alhamdulillah, penjualan meningkat dan suasana menjadi lebih ramai. Banyak pengunjung yang sebelumnya belum tahu Gedung Kuliner, sekarang jadi mengenal tempat ini," ujar Sundari.

Ia mengatakan membuka usahanya sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB demi melayani antusiasme masyarakat yang mengikuti jalannya pertandingan.

Menu yang paling diminati selama acara berlangsung adalah berbagai jenis kopi, minuman hangat, serta mie instan yang menjadi pilihan favorit penonton saat menyaksikan pertandingan hingga dini hari.

"Alhamdulillah, penjualan naik cukup banyak. Yang paling laris minuman, terutama kopi dan mie," tambahnya.

Sundari berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala agar aktivitas ekonomi di Gedung Kuliner semakin hidup.

"Semoga tidak hanya nobar sepak bola, tetapi juga berbagai event lainnya supaya suasana di sini semakin ramai dan UMKM terus berkembang," harapnya.
Omzet Pedagang Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Kurniati, yang merasakan peningkatan omzet hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

Pada momentum nobar Final Piala Dunia 2026, ia berhasil memperoleh omzet sekitar Rp700.000, sementara pada hari normal pendapatannya hanya berkisar Rp200.000 hingga Rp300.000.

"Alhamdulillah meningkat. Untuk nasi goreng saja hari ini terjual lebih dari 30 porsi, sedangkan biasanya paling sekitar 10 porsi," ungkapnya.

Peningkatan jumlah pembeli tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan yang mampu mengumpulkan massa dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada para pelaku usaha kecil.
Pemkab Banjarnegara Dorong Event Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banjarnegara, Sagiyo, menjelaskan bahwa dipilihnya Gedung Kuliner Banjarnegara sebagai lokasi nobar bukan tanpa alasan.

Menurutnya, kawasan tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang dihuni banyak pelaku UMKM sehingga layak dijadikan lokasi penyelenggaraan kegiatan berskala publik.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banjarnegara memang ingin menjadikan setiap momentum olahraga sebagai instrumen untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Setiap event olahraga, baik pertandingan langsung maupun melalui kegiatan digital seperti nonton bareng, diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi. Ketika masyarakat berkumpul, akan terjadi perputaran uang yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha," jelas Sagiyo.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dampak ekonomi dari kegiatan olahraga memiliki multiplier effect, yakni menciptakan efek berantai terhadap berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner, perdagangan, jasa, hingga sektor informal lainnya.

Pemerintah berharap manfaat tersebut tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan, tetapi juga dapat berkembang hingga ke wilayah pedesaan melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.
Nobar Jadi Bukti Hiburan Mampu Menggerakkan UMKM

Keberhasilan penyelenggaraan nobar Final Piala Dunia 2026 di Gedung Kuliner Banjarnegara menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat mampu menciptakan dampak ekonomi yang positif.

Selain mempererat kebersamaan masyarakat dalam menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia, kegiatan ini juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pedagang lokal, memperkenalkan destinasi kuliner daerah, serta memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan.

Dengan semakin banyaknya kegiatan serupa di masa mendatang, Gedung Kuliner Banjarnegara diharapkan berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif yang mampu mendukung pertumbuhan UMKM sekaligus meningkatkan daya tarik wisata kuliner di Kabupaten Banjarnegara.

Pewarta: Rodi AS

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close