BANJARNEGARA winews Aliran air bersih milik Perumda Air Minum (PUDAM) Tirta Serayu Banjarnegara secara bertahap mulai kembali menyapa rumah-rumah warga. Langkah ini menyusul rampungnya penanganan perbaikan pipa transmisi utama di area Jembatan Singomerto yang sempat terputus imbas bencana tanah longsor.
Plt. Direktur PUDAM Banjarnegara, Fauzan S. STP, mengonfirmasi bahwa pengerjaan sambungan pipa telah tuntas 100%. Proses pengisian jaringan utama pun sudah dimulai sejak Rabu (29/7/2026) sore.
"Sambungan pipa sudah selesai dan air mulai dialirkan secara bertahap, khususnya untuk wilayah perkotaan," terang Fauzan.
Guna memastikan pemerataan pasokan terutama bagi wilayah yang berada di dataran lebih tinggi tim teknis dijadwalkan melakukan pengaturan debit dan setting jaringan pada Kamis (30/7/2026) pagi. Diharapkan seluruh pasokan dapat kembali normal sepenuhnya dalam waktu dekat.
Sebagaimana diketahui, proses pemulihan pipa jenis High-Density Polyethylene (HDPE) berukuran 12 inci ini memakan waktu hampir sepekan akibat medan yang cukup rumit. Pipa sempat retak dan pecah ditarik pergerakan tanah saat pembersihan material longsor. Untuk mengatasinya, PUDAM sampai memanggil tenaga ahli dan peralatan las khusus dari Cilacap demi menjamin ketahanan pipa terhadap tekanan tinggi.
Selama masa perbaikan tersebut, kebutuhan mendesak masyarakat disokong melalui distribusi air bersih menggunakan armada truk tangki secara bergiliran.
Pewarta
Wawan Guritno



0 Komentar