Pria Mengaku Polisi Datangi Puskesmas Tanjung Haloban, Propam Polres Labusel Lakukan Pemeriksaan
LABUHANBATU, WINews TV -Suasana pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, sempat memanas setelah kedatangan seorang pria yang mengaku sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Kepala Puskesmas (Kapus) Tanjung Haloban berinisial Apin, Rabu (29 Juli 2026).
Kedatangan pria tersebut menjadi sorotan publik setelah rekaman dan informasi terkait kejadian itu beredar luas. Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) menyebut pria tersebut diduga mencoba memberikan tekanan kepada pegawai Puskesmas saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun WINews TV, pria tersebut datang menggunakan mobil minibus Toyota Innova berwarna silver bersama Kapus Tanjung Haloban. Saat berada di lingkungan Puskesmas, beberapa petugas kesehatan mencoba menanyakan maksud kedatangannya.
Dalam percakapan tersebut, pria yang mengenakan pakaian sipil itu disebut mengaku sebagai anggota Polri dari wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) sekaligus mengaku memiliki hubungan dekat dengan Kapus Apin.
Pernyataan tersebut kemudian memicu ketegangan karena sejumlah tenaga kesehatan merasa terganggu dengan sikap dan ucapan pria tersebut.
"Jangan ada yang ganggu dia ya," ujar salah seorang nakes menirukan ucapan pria tersebut.
Perdebatan kemudian terjadi di lantai dua gedung Puskesmas Tanjung Haloban. Sejumlah tenaga kesehatan meminta agar pria tersebut meninggalkan lokasi agar aktivitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu.
Propam Polres Labusel Turun Tangan
Menanggapi informasi mengenai adanya pria yang mengaku sebagai personel Polri tersebut, pihak Propam Polres Labuhanbatu Selatan memastikan bahwa persoalan tersebut sedang ditangani.
Kasi Propam Polres Labusel, AKP Darmaga Tarigan, saat dikonfirmasi meminta agar koordinasi dilakukan dengan Kanit Paminal.
"Kordinasi dengan Kanit Paminal," ujar AKP Darmaga Tarigan, Kamis (30 Juli 2026).
Sementara itu, Kanit Paminal Polres Labusel, Ipda T. Situmorang membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap pria yang disebut-sebut sebagai personel Polres Labusel tersebut.
"Lagi dimintai keterangan," katanya.
Sorotan Terhadap Pelayanan Publik
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan yang seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman bagi tenaga medis maupun warga yang membutuhkan layanan.
Sebelumnya, Kepala Puskesmas Tanjung Haloban juga sempat menjadi sorotan publik terkait dugaan adanya pungutan yang disebut sejumlah pihak tidak jelas peruntukannya. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai tudingan tersebut.
WINews TV terus berupaya melakukan konfirmasi kepada seluruh pihak terkait guna mendapatkan informasi yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.
Masyarakat berharap persoalan ini dapat segera mendapatkan kejelasan melalui proses pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak berwenang.
Pewarta: DR. Rangkuti
WINews TV – Mengabarkan Fakta, Mengawal Transparansi

0 Komentar