Terima Kasih dan Harapan Besar Petani Dusun Cikuya: Proyek Irigasi APBN Rp119,6 Juta Hidupkan Pertanian, Warga Berharap Jalan Akses Segera Dibangun
CILACAP, WINews – Program Optimasi Lahan Non Rawa (PLNR) yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pertanian membawa angin segar bagi para petani di Dusun Cikuya, RT 2 RW 6, Desa Kamulyan, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap.
Pembangunan saluran irigasi yang mengairi lahan pertanian seluas sekitar 26 hektare ini memiliki nilai anggaran Rp119.600.000. Proyek tersebut mulai dikerjakan pada 22 Mei 2026 dan ditargetkan rampung pada 28 Desember 2026.
Irigasi Jadi Harapan Baru Petani
Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sri Tani I, Imam Mustolih, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan saluran irigasi merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan oleh masyarakat.
"Kami mewakili seluruh anggota Kelompok Tani Sri Tani I mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Kementerian Pertanian RI yang telah memberikan perhatian kepada petani di Dusun Cikuya. Bantuan ini menjadi harapan besar bagi kami untuk meningkatkan produktivitas pertanian," ujarnya.
Ia menilai, keberadaan jaringan irigasi yang memadai akan membantu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian sehingga hasil panen diharapkan semakin meningkat dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak.
Semangat Gotong Royong Warnai Pembangunan
Di balik pelaksanaan proyek tersebut, semangat kebersamaan masyarakat menjadi pemandangan yang membanggakan. Salah satu sosok yang mendapat apresiasi warga adalah Turino, yang hampir setiap hari berada di lokasi pembangunan.
Dengan penuh dedikasi, ia turut bekerja, membantu pengawasan pekerjaan, bahkan rela lembur hingga malam demi memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat.
Menurut warga, semangat seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun desa secara berkelanjutan.
Harapan Besar untuk Jalan Akses Pertanian
Meski bersyukur atas pembangunan irigasi, masyarakat Dusun Cikuya masih menyimpan harapan besar agar pemerintah juga memberikan perhatian terhadap kondisi jalan akses menuju kawasan pertanian.
Turino menyampaikan bahwa jalan penghubung menuju dusun tersebut telah puluhan tahun belum mendapatkan pembangunan yang memadai.
"Harapan kami, setelah saluran irigasi ini selesai, pemerintah juga dapat memperhatikan pembangunan jalan akses menuju Dusun Cikuya. Jalan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat dan kelancaran distribusi hasil pertanian," katanya.
Ia berharap Dinas Pertanian, BBWS Citanduy Banjar, serta Pemerintah Kabupaten Cilacap dapat bersinergi dalam mewujudkan infrastruktur yang lebih lengkap sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Infrastruktur Pertanian Dorong Ketahanan Pangan
Keberadaan irigasi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga ketersediaan air sepanjang musim tanam, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Namun demikian, masyarakat menilai bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berhenti pada saluran irigasi. Jalan usaha tani yang layak juga menjadi kebutuhan penting agar proses distribusi pupuk, alat pertanian, hingga hasil panen dapat berlangsung lebih cepat, aman, dan efisien.
Warga Dusun Cikuya pun berkomitmen menjaga saluran irigasi yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Mereka berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin sehingga pembangunan infrastruktur pertanian di Desa Kamulyan dapat berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani serta pertumbuhan ekonomi pedesaan.
Pewarta: Marjuki Wiyono

0 Komentar