PURBALINGGA, WINews- Komitmen mempercepat pemerataan pembangunan hingga wilayah pedesaan kembali diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0702/Purbalingga. Program strategis tersebut resmi dibuka melalui upacara pembukaan yang berlangsung di Halaman Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Rabu (15/7/2026).
Upacara pembukaan TMMD dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E., M.M., selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri **Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., jajaran Forkopimda Purbalingga, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI-Polri, organisasi masyarakat, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Pelaksanaan TMMD kali ini dipusatkan di Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, mulai tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun daerah.
TMMD Jadi Motor Percepatan Pembangunan Desa
Dalam amanat Bupati Purbalingga H. Fahmi Muhammad Hanif yang dibacakan Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, disampaikan bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya membutuhkan dukungan anggaran pemerintah, tetapi juga membutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong seluruh lapisan masyarakat.
“TMMD menjadi salah satu program strategis yang mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membantu pemerintah daerah dalam membuka akses pembangunan di wilayah yang membutuhkan perhatian,” demikian amanat tersebut.

Bangun Akses Jalan Baru dan Infrastruktur Pendukung
Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I. mengatakan bahwa TMMD merupakan wujud pengabdian TNI bersama pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperkokoh hubungan antara TNI dan masyarakat.
Ia berharap seluruh sasaran yang telah direncanakan dapat berjalan maksimal dengan dukungan penuh dari berbagai pihak.
“Melalui TMMD ini kami berharap seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat terlaksana dengan baik. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mewujudkan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan sejumlah sasaran fisik yang akan dikerjakan dalam program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Danasari.
Adapun sasaran fisik tersebut meliputi:
Pembukaan jalan baru dengan panjang 230 meter dan lebar 5 meter.
Pembangunan drainase sepanjang 230 meter dengan ukuran lebar 1 meter dan tinggi 0,95 meter.
Pembangunan talud serta gorong-gorong sebagai infrastruktur pendukung akses masyarakat.

Pembangunan jalan baru tersebut nantinya akan menghubungkan Dusun Danareja menuju Dukuh Gomblang, sehingga diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi warga, serta membuka peluang pengembangan potensi desa.
Tidak Hanya Infrastruktur, TMMD Hadirkan Program Pemberdayaan Masyarakat
Selain pembangunan fisik, TMMD juga akan menyasar berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat. Materi kegiatan akan disesuaikan dengan kebutuhan warga, mulai dari bidang wawasan kebangsaan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kesadaran terhadap berbagai program pemerintah.
Program nonfisik tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di desa, sehingga manfaat TMMD tidak hanya terlihat dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan pengetahuan dan kemandirian masyarakat.
Gotong Royong Jadi Kunci Keberhasilan TMMD
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Danasari diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Dengan adanya pembangunan jalan, drainase, talud, gorong-gorong, serta berbagai program pemberdayaan, masyarakat berharap hasil TMMD dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kemajuan Desa Danasari dan wilayah sekitarnya.
Melalui semangat “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” TNI bersama rakyat terus berupaya menghadirkan pembangunan yang merata hingga pelosok daerah.
Pewarta: Sokim
Editor: WINews

0 Komentar