Breaking News

Audio Reader
Speed:

Tradisi Unik Turunan Leluhur! Ratusan Warga Dusun Domas Asah Cangkul di Kuburan, Wujud Syukur dan Doa Menyambut Musim Tanam


BANJARNEGARA, WINews – Di tengah arus modernisasi yang terus berkembang, masyarakat Dusun Domas, Desa Danakerta, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, masih menjaga dan melestarikan sebuah tradisi budaya warisan leluhur yang penuh makna. Tradisi tersebut digelar pada Kamis (9/7/2026) bertepatan dengan rangkaian tasyakuran akhir Bulan Muharram atau Bulan Suro dalam penanggalan Jawa.

Sejak pagi hari, seluruh lapisan masyarakat tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan. Mulai dari gotong royong membersihkan area pemakaman umum, membersihkan jalan lingkungan, hingga prosesi yang paling unik dan menjadi daya tarik, yakni tradisi mengasah cangkul di area makam leluhur.

Tradisi tersebut telah diwariskan secara turun-temurun selama beberapa generasi dan hingga kini tetap dipertahankan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Dusun Domas.

Mengasah Cangkul di Makam, Simbol Penghormatan Leluhur dan Harapan Panen Melimpah

Bagi masyarakat setempat, tradisi mengasah cangkul bukan sekadar menajamkan alat pertanian. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para leluhur yang telah mewariskan nilai kerja keras, kebersamaan, dan kehidupan sebagai masyarakat agraris.

Ratusan warga membawa cangkul masing-masing ke area pemakaman untuk diasah bersama. Prosesi ini dipercaya menjadi bentuk doa agar pekerjaan bertani diberikan kemudahan, keselamatan, hasil panen yang melimpah, serta dijauhkan dari berbagai musibah.

Suasana berlangsung penuh kekeluargaan. Anak-anak, pemuda, hingga para sesepuh desa ikut berpartisipasi sehingga tradisi ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda.

Gotong Royong Menjadi Napas Kehidupan Masyarakat

Sebelum prosesi mengasah cangkul dimulai, warga bergotong royong membersihkan lingkungan pemakaman dan akses jalan menuju lokasi. Semangat kebersamaan terlihat begitu kuat tanpa membedakan usia maupun latar belakang.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih hidup dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pedesaan.

Tasyakuran dan Doa Bersama Penuhi Masjid Dusun Domas

Memasuki malam hari, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran di masjid setempat. Seluruh warga, mulai dari anak-anak, remaja, orang tua hingga tokoh masyarakat berkumpul untuk memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan, keselamatan, serta rezeki yang telah diberikan.

Acara berlangsung khidmat dengan doa bersama dan mujahadah yang dipimpin oleh Ustadz Sohibul Iman, dilanjutkan tausiyah yang mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan keimanan, serta melestarikan budaya yang tidak bertentangan dengan ajaran agama.

Warga Deklarasikan Dukungan Pemberantasan Korupsi

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Dusun Domas juga menyatakan komitmen mendukung pemerintahan yang bersih.

Melalui pembacaan Ikrar Anti Korupsi yang dipimpin oleh Sri Nuraini, warga menyampaikan dukungan penuh terhadap Pemerintah Desa Danakerta dalam upaya mencegah dan memerangi praktik korupsi.

Ikrar tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan desa tidak hanya membutuhkan partisipasi masyarakat, tetapi juga harus dibangun di atas nilai kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas.

Tradisi Lokal yang Layak Dijaga

Tradisi mengasah cangkul di area makam menjadi salah satu kekayaan budaya lokal Banjarnegara yang masih bertahan hingga saat ini. Selain memiliki nilai spiritual dan sosial, tradisi ini juga menjadi pengingat bahwa budaya warisan leluhur dapat berjalan berdampingan dengan kehidupan modern selama tetap menjunjung nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Melalui pelestarian tradisi seperti ini, masyarakat Dusun Domas menunjukkan bahwa identitas budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.

(Redaksi WINews)

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close