Breaking News

Audio Reader
Speed:

CV LG Pratama Salurkan CSR Rp10 Juta untuk Perbaikan Irigasi Sawah di Kecamatan Luas, Kaur



KAUR, WINews - Kepedulian terhadap keberlanjutan sektor pertanian kembali diwujudkan CV LG Pratama melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan galian C tersebut menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk mendukung perbaikan dan normalisasi saluran irigasi di hamparan sawah Lubuk Ling, Kecamatan Luas, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Rabu (26/8/2026).

Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat petani mengatasi persoalan saluran irigasi yang sebelumnya mengalami pendangkalan dan kebocoran. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat distribusi air menuju area persawahan yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat setempat.

CSR Perusahaan Mendukung Infrastruktur Pertanian

Penyaluran dana CSR dilakukan secara langsung oleh Kabid Humas CV LG Pratama, Ruslan, kepada Mandor Hamparan Lubuk Ling, Buyung Adat, yang mewakili para petani.

Direktur CV LG Pratama, Lista Gunawan, melalui Kabid Humas Ruslan, menyampaikan bahwa program CSR tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian.

Menurut Ruslan, keberadaan jaringan irigasi yang berfungsi dengan baik sangat penting bagi petani karena ketersediaan air menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya tanaman dan produktivitas lahan.

“Kami sadar, tanpa air yang cukup hasil panen petani tidak akan maksimal. Melalui program CSR ini kami berharap irigasi bisa kembali lancar sehingga produktivitas pertanian di Kaur meningkat,” ujar Ruslan saat menyerahkan bantuan.

Petani Apresiasi Dukungan CV LG Pratama

Sementara itu, Buyung Adat selaku Mandor Hamparan Lubuk Ling sekaligus perwakilan petani menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan CV LG Pratama.

Ia menjelaskan, persoalan pendangkalan saluran irigasi sebelumnya cukup mengganggu kelancaran aliran air menuju persawahan. Kondisi tersebut semakin menjadi perhatian ketika masyarakat menghadapi musim kemarau berkepanjangan.

“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini kami bisa memperbaiki saluran irigasi. Ke depan kami berharap air bisa mengalir lancar ke sawah,” ungkap Buyung Adat.

Buyung juga menjelaskan bahwa pekerjaan perbaikan saluran irigasi telah selesai dilakukan. Sementara dana CSR sebesar Rp10 juta yang telah diterima akan dibahas kembali melalui musyawarah bersama para petani untuk menentukan pemanfaatan selanjutnya sesuai kebutuhan masyarakat.

“Uang dari CV LG Pratama sudah kita terima sebesar Rp10 juta. Dana ini akan kita bahas dalam musyawarah berikutnya karena perbaikan saluran sudah selesai,” imbuhnya.

Sudah Lima Kali Salurkan CSR untuk Infrastruktur Pertanian

Menurut keterangan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, CV LG Pratama telah lima kali menyalurkan program CSR untuk mendukung pembangunan atau perbaikan infrastruktur pertanian di kawasan hamparan sawah Lubuk Ling, Kecamatan Luas, Kabupaten Kaur.

Dukungan terhadap infrastruktur irigasi memiliki arti penting bagi masyarakat pedesaan. Selain membantu menjaga kelancaran distribusi air, saluran irigasi yang terawat dapat mendukung pengelolaan lahan pertanian secara lebih optimal.

Bagi petani, keberadaan saluran air yang berfungsi dengan baik juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan kegiatan bercocok tanam, terutama ketika curah hujan tidak mencukupi.

Buyung Adat kembali menyampaikan terima kasih kepada CV LG Pratama atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada CV LG Pratama yang telah membantu kami dalam perbaikan siring dan irigasi ini,” ujarnya.

Program CSR tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga ikut memperkuat hubungan positif antara dunia usaha dan masyarakat sekitar. Dengan infrastruktur pertanian yang lebih baik, masyarakat berharap aktivitas pertanian di wilayah Lubuk Ling dapat berjalan lebih lancar dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga petani.

Pewarta: Marsin

Editor: Nursholeh

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close