PONOROGO, WINews - Kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan anak yatim dan piatu terus mendapat perhatian dari NU Care-LAZISNU. Melalui program NU Care Cerdas, NU Care-LAZISNU PCNU Ponorogo bersama NU Care-LAZISNU MWCNU Kecamatan Bungkal menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 siswa dari sejumlah lembaga pendidikan di Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih tepat sasaran, khususnya untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak yang membutuhkan dukungan.
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp5 juta. Penyalurannya dilakukan secara bertahap selama tiga bulan, yakni Agustus, September, dan Oktober 2026.
Bantuan diberikan kepada 15 siswa-siswi dari lima lembaga pendidikan di Kecamatan Bungkal. Penerima manfaat tersebut terdiri atas lima siswa dari MI Ma'arif Sabilul Muttaqin Nambak, lima siswa dari MI Ma'arif Al-Ishlah Bungkal, satu siswa dari TK Terpadu Al-Ishlah, dua siswa dari RA Muslimat 039 Nambak, serta dua siswa dari RAM NU 100 Bediwetan.
Tidak Hanya Santunan, Bantuan Menunjang Kebutuhan Sekolah
Program NU Care Cerdas tidak semata-mata memberikan santunan dalam bentuk uang. Bantuan juga diarahkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang berkaitan langsung dengan aktivitas belajar siswa.
Sejumlah kebutuhan pendidikan yang menjadi bagian dari bantuan antara lain sepatu, tas, alat tulis, serta biaya pendidikan atau syahriyah.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban kebutuhan pendidikan keluarga penerima sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap bersemangat mengikuti proses pembelajaran.
Dengan adanya dukungan terhadap kebutuhan sekolah, bantuan sosial di bidang pendidikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih langsung bagi keberlangsungan aktivitas belajar siswa.Tahap Pertama Disalurkan di MI Ma'arif Sabilul Muttaqin Nambak
Pentasyarufan atau penyaluran bantuan tahap pertama dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, bertempat di MI Ma'arif Sabilul Muttaqin Nambak.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Manager Cabang NU Care-LAZISNU PCNU Ponorogo, Jam'un Haidar, M.Ei., didampingi Manager Area NU Care-LAZISNU MWCNU Kecamatan Bungkal, Suwadi.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi penerima manfaat sekaligus pihak sekolah karena bantuan yang diberikan dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan para siswa.
Kepala MI Ma'arif Sabilul Muttaqin Nambak, Taufiq Sabarudin, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas perhatian NU Care-LAZISNU terhadap anak-anak yatim dan piatu di lembaganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada NU Care-LAZISNU yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada anak-anak kami. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, tetapi juga membantu meringankan biaya pendidikan,” ungkap Taufiq.
Diharapkan Berkelanjutan dan Menjangkau Lebih Banyak Siswa
Menurut Taufiq, dukungan pendidikan seperti program NU Care Cerdas memiliki arti penting bagi anak-anak penerima manfaat. Selain membantu kebutuhan sekolah, perhatian tersebut juga dapat menjadi dorongan moral agar siswa tetap memiliki semangat untuk belajar.

Ia berharap program serupa dapat terus dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga cakupan penerima manfaat semakin luas.
“Harapan kami, program seperti ini bisa terus dikembangkan dan berkelanjutan, sehingga semakin banyak anak yatim dan piatu yang mendapatkan manfaat. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita,” imbuhnya.
ZIS untuk Mendukung Akses Pendidikan
Program NU Care Cerdas menunjukkan bahwa pengelolaan dana ZIS dapat diarahkan untuk berbagai kebutuhan sosial, termasuk sektor pendidikan.
Bagi keluarga penerima manfaat, kebutuhan sekolah seperti perlengkapan belajar dan biaya pendidikan dapat menjadi bagian dari pengeluaran yang harus dipenuhi secara rutin. Karena itu, bantuan yang diberikan secara terarah berpotensi memberikan dampak langsung terhadap keberlangsungan pendidikan anak.
Di sisi lain, kolaborasi antara NU Care-LAZISNU PCNU Ponorogo dan NU Care-LAZISNU MWCNU Kecamatan Bungkal memperlihatkan pentingnya sinergi dalam memastikan program sosial dapat menjangkau masyarakat di tingkat lokal.
Dengan penyaluran yang dilakukan secara bertahap hingga Oktober 2026, program ini diharapkan tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi mampu memberikan dukungan pendidikan sesuai kebutuhan penerima manfaat.
Bagi 15 siswa yatim dan piatu penerima bantuan di Bungkal, dukungan tersebut bukan sekadar bantuan perlengkapan sekolah. Lebih dari itu, program NU Care Cerdas menjadi bentuk perhatian sosial yang diharapkan dapat menjaga semangat mereka untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.
Pewarta: Muh Nurcholis
Editor: WINews

0 Komentar