Foto : Siswa-siswi DA Cokroaminoto Dusun Kruncang Desa Badakarya BANJARNEGARA, WINews - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Badakarya, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, berlangsung khidmat sekaligus meriah. Kegiatan yang digelar oleh DA Cokroaminoto 02 dan MI Cokroaminoto 02 Badakarya tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah kepada para siswa sejak usia dini.
Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan diikuti siswa, wali murid, serta keluarga besar kedua lembaga pendidikan. Selain pengajian, acara juga diisi berbagai penampilan siswa yang menunjukkan kemampuan hafalan, keberanian tampil di depan publik, serta kreativitas dalam kegiatan keagamaan.
Suasana kemudian semakin semarak ketika siswa DA Cokroaminoto 02 tampil membawakan hafalan surat-surat pendek, doa harian, dan hadis. Penampilan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran keagamaan yang tidak hanya mengasah kemampuan menghafal, tetapi juga membangun kepercayaan diri anak.
Sementara itu, siswa MI Cokroaminoto 02 Badakarya turut menunjukkan kemampuan mereka melalui hafalan Al-Qur'an surat-surat pendek dan Asmaul Husna.

Foto : Ustadz Kondang Edi Mufidun dari Desa Sawangan
Penampilan para siswa mendapat perhatian dan apresiasi dari jamaah yang hadir. Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi orang tua untuk melihat perkembangan pendidikan keagamaan yang diterima anak-anak di lingkungan sekolah.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat siswa dan orang tua yang ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain memberikan penghargaan, kegiatan tersebut sekaligus mempererat hubungan antara pihak sekolah, siswa, dan wali murid.

Foto : Siswi DA Cokroaminoto Dusun Kruncang Desa Badakarya
Kehadiran jajaran pendidik dan wali murid menunjukkan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Pendidikan karakter sejak usia dini dinilai penting untuk membentuk anak yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai akhlak, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Partisipasi wali murid memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Interaksi antara siswa, guru, dan orang tua menciptakan suasana kekeluargaan yang menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan anak.
Keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah juga dapat menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih dekat antara keluarga dan lembaga pendidikan.

Rudiyati, S.Pd.I. kepala DA Cokroaminoto 02 Badakarya
Dalam tausiyahnya, Ustadz Edi mengajak jamaah mengenal lebih dekat perjalanan kehidupan Rasulullah Muhammad SAW, termasuk akhlak mulia serta sifat-sifat yang dapat menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi pengajian dikemas secara menarik, humoris, dan mudah dipahami. Penyampaian yang komunikatif membuat jamaah, termasuk anak-anak, terlihat antusias mengikuti ceramah hingga selesai.
Pesan utama yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga bagaimana umat Islam dapat menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan keluarga, pendidikan, maupun kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan bersama antara sekolah dan wali murid juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di DA Cokroaminoto 02 dan MI Cokroaminoto 02 Badakarya bukan sekadar acara keagamaan, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar, tampil, berkreasi, serta membangun keberanian dan rasa percaya diri.
Momen tersebut menjadi penutup yang hangat bagi seluruh peserta. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat terus menjadi bagian dari kehidupan pendidikan di DA Cokroaminoto 02 dan MI Cokroaminoto 02 Badakarya.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, keluarga besar kedua lembaga pendidikan tersebut kembali mengingat pentingnya menjadikan akhlak dan keteladanan Rasulullah sebagai bagian dari pendidikan generasi penerus.
Pewarta: Nursoleh
Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan diikuti siswa, wali murid, serta keluarga besar kedua lembaga pendidikan. Selain pengajian, acara juga diisi berbagai penampilan siswa yang menunjukkan kemampuan hafalan, keberanian tampil di depan publik, serta kreativitas dalam kegiatan keagamaan.
Siswa Tampilkan Hafalan Surat, Doa, dan Hadis
Acara dipandu oleh Bunda Fina dan diawali dengan pembukaan serta pembacaan surat-surat pendek.Suasana kemudian semakin semarak ketika siswa DA Cokroaminoto 02 tampil membawakan hafalan surat-surat pendek, doa harian, dan hadis. Penampilan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran keagamaan yang tidak hanya mengasah kemampuan menghafal, tetapi juga membangun kepercayaan diri anak.
Sementara itu, siswa MI Cokroaminoto 02 Badakarya turut menunjukkan kemampuan mereka melalui hafalan Al-Qur'an surat-surat pendek dan Asmaul Husna.

Foto : Ustadz Kondang Edi Mufidun dari Desa Sawangan
Penampilan para siswa mendapat perhatian dan apresiasi dari jamaah yang hadir. Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi orang tua untuk melihat perkembangan pendidikan keagamaan yang diterima anak-anak di lingkungan sekolah.
Pembagian Hadiah Lomba Agustusan
Rangkaian kegiatan Maulid Nabi juga dirangkai dengan pembagian hadiah lomba Agustusan bagi anak-anak DA dan wali murid DA.Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat siswa dan orang tua yang ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain memberikan penghargaan, kegiatan tersebut sekaligus mempererat hubungan antara pihak sekolah, siswa, dan wali murid.
Kepala Sekolah Sampaikan Pesan Pendidikan
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MI Cokroaminoto 02 Mujahidin dan Kepala DA Cokroaminoto 02 Rudiyati turut menyampaikan sambutan.
Foto : Siswi DA Cokroaminoto Dusun Kruncang Desa Badakarya
Kehadiran jajaran pendidik dan wali murid menunjukkan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Pendidikan karakter sejak usia dini dinilai penting untuk membentuk anak yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai akhlak, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Wali Murid Ikut Meriahkan Acara
Kemeriahan kegiatan semakin terasa ketika wali murid DA Cokroaminoto 02 turut tampil membawakan lantunan sholawat dan lagu religi.Partisipasi wali murid memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Interaksi antara siswa, guru, dan orang tua menciptakan suasana kekeluargaan yang menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan anak.
Keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah juga dapat menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih dekat antara keluarga dan lembaga pendidikan.

Rudiyati, S.Pd.I. kepala DA Cokroaminoto 02 Badakarya
Pengajian Bahas Keteladanan Rasulullah
Puncak kegiatan diisi pengajian yang disampaikan Ustadz Edi Mufidun, S.Pd.I.Dalam tausiyahnya, Ustadz Edi mengajak jamaah mengenal lebih dekat perjalanan kehidupan Rasulullah Muhammad SAW, termasuk akhlak mulia serta sifat-sifat yang dapat menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi pengajian dikemas secara menarik, humoris, dan mudah dipahami. Penyampaian yang komunikatif membuat jamaah, termasuk anak-anak, terlihat antusias mengikuti ceramah hingga selesai.
Pesan utama yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga bagaimana umat Islam dapat menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan keluarga, pendidikan, maupun kehidupan bermasyarakat.
Maulid Nabi Menjadi Momentum Pendidikan Karakter
Peringatan Maulid Nabi di lingkungan pendidikan memiliki nilai penting dalam membangun karakter peserta didik. Melalui kegiatan seperti hafalan Al-Qur'an, hadis, doa harian, sholawat, hingga pengajian, anak-anak diperkenalkan pada nilai keagamaan dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan mereka.
Kegiatan bersama antara sekolah dan wali murid juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di DA Cokroaminoto 02 dan MI Cokroaminoto 02 Badakarya bukan sekadar acara keagamaan, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar, tampil, berkreasi, serta membangun keberanian dan rasa percaya diri.
Ditutup Doa dan Makan Bersama
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa. Setelah itu, siswa, guru, dan wali murid melanjutkan kegiatan dengan makan bersama dalam suasana penuh kebersamaan.Momen tersebut menjadi penutup yang hangat bagi seluruh peserta. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat terus menjadi bagian dari kehidupan pendidikan di DA Cokroaminoto 02 dan MI Cokroaminoto 02 Badakarya.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, keluarga besar kedua lembaga pendidikan tersebut kembali mengingat pentingnya menjadikan akhlak dan keteladanan Rasulullah sebagai bagian dari pendidikan generasi penerus.
Pewarta: Nursoleh
0 Komentar